Jelang Rilis Data API, Minyak Mentah Melemah

Jelang Rilis Data API, Minyak Mentah Melemah
sumber foto: bincangbisnis

Harga minyak masih terus berada di bawah tekanan Dollar AS pada hari Rabu, menjelang rilis data persediaan yang diprediksi akan menunjukkan permintaan bahan bakar meningkat di tengah puncak musim berkendara di AS. Greenback yang lebih kuat membuat komoditas berdenominasi Dollar, termasuk minyak, menjadi lebih mahal bagi pengguna mata uang lainnya.

Sementara itu, American Petroleum Institute (API) dijadwalkan untuk melaporkan estimasi persediaan minyak mentah AS sehari sebelum pemerintah merilis angka resmi pada hari Kamis. Rilis laporan API dan Energy Information Administration (EIA) ini harus mengalami penundaan selama sehari menyusul libur Memorial Day pada hari Senin.

Para analis yang disurvei Reuters memperkirakan stok minyak mentah AS berkurang sebanyak 2 juta barrel pada pekan lalu, yang akan menandai penurunan mingguan ke-4 berturut-turut. Sedangkan beberapa trader berpendapat jika persediaan mungkin telah kembali bertambah pada pekan lalu, meskipun permintaan untuk bensin meningkat.

Berikut ini adalah prediksi pergerakan harga forex, komoditi dan indeks Kamis (28/5/2015):

EUR/USD. Bias intraday menjadi bearish di jangka pendek, nemun masih dibutuhkan penembusan konsisten dibawah area 1.0835 untuk menambah tekanan bearish mengincar area support kunci 1.0775. Resisten terdekat tampak di area 1.0935, berbalik secara konsisten diatas area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka kemungkinan menguji area 1.1010.

GBP/USD. Bias intraday masih bearish di jangka pendek khususnya jika harga berhasil tembus dibawah area 1.5315 untuk menambah tekanan bearish mengincar area 1.5270. Di sisi atasnya, resisten terdekat tampak di area 1.5385, berbalik lagi secara konsisten diatas area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek kemungkinan menguji area 1.5470 sebelum melanjutkan penurunan.

USD/JPY. Bias intraday masih bullish di jangka pendek khususnya jika harga berhasil tembus diatas area 124.00 untuk memicu momentum bullish mengincar area 124.70. Di sisi bawahnya, support terdekat tampak di area 123.50, berbalik secara konsisten dibawah area tersebut dapat membawa harga ke zona netral karena arahnya menjadi kurang jelas di jangka pendek kemungkinan menguji area 123.00 sebelum melanjutkan trend penguatan.

USD/CHF. Bias bullish dalam jangka pendek berpotensi menguji area 0.9560. Penembusan di atas area tersebut akan memicu momentum bullish lebih lanjut membidik area 0.9600. Pada pergerakan ke bawah, support terdekat berada pada kisaran 0.9440, penembusan konsisten di bawah area tersebut akan membawa bias kembali ke netral, lebih jauh menguji area 0.9390.

AUD/USD. Bias bearish dalam jangka pendek, diperlukan penembusan dan gerakan konsisten di bawah area 0.7660 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menguji area 0.7630. Pada pergerakan ke atas, resisten terdekat berada pada kisaran 0.7740. Penembusan di atas area tersebut untuk membawa harga naik menguji area 07780.

XAU/USD. Bias cenderung masih bearish dalam jangka pendek, terutama jika harga mampu clear break di bawah area 1183.40. Yang berpotensi memicu momentum bearish lebih lanjut menguji area 1181.65, sebelum mengincar area 1178.45. Sebaliknya, resistensi terdekat berada di area 1190.30. Break konsisten di atas area tersebut akan membawa harga ke zona netral dalam jangka pendek, dengan kemungkinan menguji ulang area 1193.00. Resistensi berikutnya dapat dijumpai di area 1197.10.

Hang Seng Futures. Bias untuk Hang seng seharusnya masih bullish dalam jangka pendek seiring harga ditutup di atas MA 50-100-200 di grafik 4 jam, kita perlu konfirmasi sinyal rebound dari indiakator Stochastic untuk konfirmasi sinyal bullish. Level resisten terdekat terlihat di kisaran 28000, break di atas area tersebut dapat memicu bullish lanjutan menuju ke 28150 sebelum menguji ulang ke 28300. Untuk sisi bawahnya, level support terdekat berada di 27825, break di bawah area terserbut harga akan bergerak netral seiring tidak jelasnya petunjuk di wilayah ini menuju ke 27600 sebelum membidik ke 27470.

Nikkei Futures. Bias bullish untuk  Nikkei dalam jangka pendek seiring harga ditutup di atas MA 50-100-200 di grafik 1 jam. Namun, pergerakan bullish kemungkinan terbatas seiring indikator Stochastic berada di area overbought.  Level resisten terdekat terlihat dikisaran area 20700, break di atas area tersebut dapat memicu bullish lanjutan menuju ke area 20800 sebelum mencoba untuk meraih area kunci resisten di 21000. Untuk sisi bawahnya, area 20550 adalah level support terdekat, break di bawah area tersebut seharusnta memicu bearish lanjutan menuju ke 20470 sebelum menguji ke wilayah 20365.

Kospi Futures. Bias bearish dalam jangka pendek, diperlukan penembusan dan gerakan konsisten di bawah area 258.40 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menguji area 257.55. Pada pergerakan ke atas, resisten terdekat berada pada kisaran 260.30. Diperlukan penembusan di atas area tersebut untuk membawa harga naik menguji area 261.10. (monexnews)