Jelang Ramadan, BI Siapkan Uang Baru Rp 23,5 Triliun

Jelang Ramadan, BI Siapkan Uang Baru Rp 23,5 Triliun

Kantor Perwakilan  Bank Indonesia Jawa Timur (KPw) segara gelontorkan uang baru sebesar Rp 23,5 triliun  untuk kebutuhan masyarakat di bulan Ramadhan dan Idul Fitri tahun 2016 ini. Kantor Perwakilan  Bank Indonesia Jatim telah menyiapakan strategi khusus untuk layanan penukaran uang baru lewat perbankan yang berada di Jatim.

Untuk memenuhi kebutuhan uang baru itu Kantor Perwakilan  Bank Indonesia Jatim telah berkoordinasi dengan KPw Bank Indonesia  disemua wilayah yang ada di Jatim seperti , Kediri, Jember dan Malang untuk memastikan kebutuhan uang bagi perbankan se Jatim bisa optimal.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jatim, Benny Siswanto menyebutkan, tahun ini  memperkirakan penukaran uang baru akan alami peningkatan berkisar 23,7% (yoy) dibandingkan tahun sebelumnya yakni  sebesar i Rp 19,03 triliun.

Sementara untuk estimasi kebutuhan uang di KPw Bank Indonesia Provinsi Jatim periode Ramadhan dan Idul Fitri 1437H /tahun 2016 diperkirakan meningkat 7,8% (yoy) menjadi Rp10,7 Triliun.

Benny merinci, denominasi untuk kebutuhan uang Pecahan Besar (UPB) yang teridiri dari pecahan Rp.100.000, Rp.50.000, dan Rp.20.000 sebesar Rp.20,2 trilyun atau naik 19,5% (yoy) dibandingkan 2015. Sedangkan kebutuhan Uang Pecahan Kecil (UPK) yang terdiri atas pecahan Rp.10.000, ke bawah diperkirakan sebesar Rp3,3 trilyun atau naik 57% (yoy) dari tahun lalu.

“Pembahasan peningkatan kebutuhan uang di lebaran tahun 2016 tersebut didorong oleh adanya cuti/libur bersama yang lebih panjang dibandingkan tahun sebelumnya dan pembayaran Tunjangan Hari Raya/Gaji ke 13 bagi pegawai negeri sipil yang dibayarkan lebih awal,” terang Benny di Kantornya, Jalan Kebun Rojo Surabaya, Jumat (27/5/2016).

Menurut Benny, peningkatan kebutuhan uang baru jelang Remadhan dan Lebaran akan berdampak peningkatan estimasi kebutuhan uang terutama di ATM yang harus disediakan oleh  perbankan . Selain itu pihaknya juga bekerjasama dengan TNI AL untuk menyelenggarakan penukaran uang baru yang diangkut dengan kapal  untuk mendistribusikan uang dan memberikan layanan penukaran ke pulau pulau terluar dan terpencil di Jatim sperti pulau Bawean, Masalembu, Sapeken, Kangean Sapudi.

“Kami menghimbau pada perbankan untuk terus menjaga persediaan uang tunai secukupnya di seluruh ATM, khususnya selama libur panjang nanti. Selain itu pula kami juga bekerjasama dengan perbankan untuk membuka outlet untuk layanan penukaran di bulan Ramadhan,” tambah Benny.

Disisi lain, dalam penukaran uang baru ini pihkanya juga menyediakan kas keliling  dengan beberapa bank di lokasi tertentu yang refresentatif untuk mempermudah layanan penukaran bagi masyarakat.

“Kami menghimbau pada masyarakat untuk lebih waspada dengan peredaran uang palsu nantinya. Kami berharap masyarakat lebih teliti dan cermat dalam penukaran uang baru ini. Jangan menukar uang baru  ke tempat yang tidak resmi karena itu , akan menjadi rawan peredaran uang palsu,” jelas dia mengakhiri.(wh)