Jelang Puasa, Operasi Pasar Digalakkan

 

Jelang Puasa, Operasi Pasar Digalakkan

Menjelang datangnya bulan  puasa., Pemprov Jatim akan memperbanyak operasi pasar. Ini dilakukan untuk lakukan pengendalian angka inflasi. Tugas ini  bakal dijalankan oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di 38 kota dan kabupaten. Pelaksanaan dimulai H-7 sampai h-3  jelang puasa.

Wakil Ketua TPID Jatim Soekowardojo mengatakan, beras, gula pasir, minyak goreng dan tepung terigu akan menjadi fokus utama tim karena rencanannya lonjakan harga. Dimana TPID akan berupaya maksimal agar stok pangan strategis bisa tersedia di pasar khususnya selama bulan Ramadan. “Kami juga mengimbau masyarakat agar menjaga pola konsumsi dan tidak membeli (kebutuhan pokok, red) secara berlebihan,” kata Soekowardojo.

Soekowardojo menjelaskan untuk menjaga kelancaran  dan ketersediaan kebutuhan pokok, TPID juga menggandeng Polda dan LLAJ Jatim. Selain membahas rencana operasi pasar, dalam rapat juga mengevaluasi perkembangan inflasi Jatim hingga bulan Mei 2014. Secara tahunan inflasi Jatim yang mencapai 7,04 persen year of year (yoy) lebih rendah jika dibandingkan dengan angka inflasi secara nasional yang menyentuh angka 7,32 persen.

Dari 8 kota di Jatim yang masuk penghitungan inflasi nasional, 4 kota mencatat inflasi diatas rata-rata wilayah Jatim yang lain. Jember 7,43 persen, Banyuwangi 7,51 persen, Probolinggo 7,53  persen dan Malang 7,63 persen. Sedangkan 4 kota lain mencatat angka lebih rendah. Sumenep 6,31 persen, Surabaya 6,78 persen, Madiun 6,84 persen dan Kediri 6,92 persen. (ram)