Jelang Puasa, Harga Bahan Pokok Merangkak Naik

Jelang Puasa, Harga Bahan Pokok Merangkak Naik
sumber foto: tribunnews

Tiga pekan menjelang Puasa harga bahan pokok di berbagai pasar tradisional Jawa Timur khususnya di Surabaya mulai merangkak naik. Harga beras kualitas medium IR 64 dikisaran rata-rata Rp 8.600-8.700/kg, gula pasir naik dari Rp 11.000/kg menjadi Rp 11.600/kg, minyak goreng curah naik dari Rp 10.800/kg menjadi Rp 11.200/kg, daging ayam broiler sebelumnya  Rp 28.000/kg naik Rp 28.500/kg dan telur ayam broiler Rp 19.000/kg naik menjadi Rp 19.500/kg

Kepala Seksi Bina Pasar dan Distribusi Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Jawa Timur M Hamid Pelu mengatakan, harga bahan pokok beras dan lainnya di pasar Jawa Timur sampai minggu keempat Mei 2015 mulai naik, tetapi masih dalam batas kewajaran.

Diharapkan harga kebutuhan bahan pokok tetap stabil sampai dengan memasuki Bulan Puasa, Lebaran hingga pasca Lebaran. “Memang berdasarkan pengalaman setiap memasuki Puasa hingga Lebaran harga kebutuhan bahan pokok dipastikan naik, agar kenaikan tidak terus melaju maka Pemerintah Provinsi Jawa Timur setiap menjelang puasa melakukan Operasi Pasar (OP) bantuan ongkos angkut bahan pokok beras, minyak goreng, tepung terigu dan gula pasir,” kata Hamid di Surabaya, Kamis (28/5/2015).

Sudarno, Ketua Paguyuban Pedagang Beras Pasar Beras Bendul Merisi, Surabaya, mengatakan saat ini sudah memasuki musim panen padi dan  hasil panen padi cukup bagus dipastikan berdampak pada harga beras turun dan stabil meskipun menjelang Puasa ada kenaikan tetapi relative kecil

Saminah pedagang pracangan di Pasar Wonokromo Surabaya mengatakan, bulan puasa masih tiga minggu lagi tetapi beberapa harga kebutuhan pokok mulai naik. Seperti harga bawang merah, bawang putih, cabe merah keriting, cabe merah besar biasa dan cabe rawit naik cukup signifikan.

Saat ini harga cabe dipasar rata-rata untuk cebe merah besar keriting Rp 22.100/kg naik menjadi Rp 21.400/kg, cabe merah besar biasa sebelumnya Rp 22.800/kg naik menjadi Rp 23.000/kg, cabe rawit turun dari Rp 21.000/kg menjadi Rp 19.300/kg,

Berdasarkan data harga bahan pokok dari Disperindag Jawa Timur dan pantauan JNR di Pasar tradisional Surabaya, Kamis (28/5), harga bahan pokok yang cenderung mulai merangkak naik adalah daging sapi naik dari Rp 94.300/kg menjadi Rp 95,000/kg, daging ayam ras naik yang sebelumnya Rp 28.000/kg saat ini Rp 28.500/kg, daging ayam kampung Rp 53.000/kg, telur ayam kampung Rp 30.000/kg, ikan asin teri Rp 56.000/kg.

Tepung terigu Rp 7.600/kg, jagung pipilan kering Rp 5.800 /kg, serta ubi kayu basah saat ini Rp 4.000/kg, gula pasir lokal Rp 11.600/kg, gula-Ku Rp 13.500/kg, gula merah Rp 13 500/kg, garam bataan beryodium Rp 4000/250gram, dan garam hancur beryodium Rp .4.000/kg.

Bawang merah Probolinggo naik cukup tinggi dari Rp 25.000/kg menjadi Rp 36.000/kg,  bawang putih sinco naik dari Rp 15.400/kg menjadi Rp 16.000/kg. bawang putih cating yang sebelumnya Rp 16.500/kg naik menjadi Rp 20.000/kg, kentang Rp 9.300/kg, wortel lokal turun dari Rp 9.000/kg menjadi Rp 8.500/kg, kacang buncis Rp 8.000/kg, kubis Rp 5.100/kg.

Kemudian kacang tanah naik dari Rp 19.300/kg menjadi Rp 19.700/kg dan kacang hijau tetap Rp 18.100/kg, kacang kedelai lokal Rp 8.400/kg, kacang kedelai impor Rp 10.000/kg, pisang ambon Rp 25.000/sisir, pisang raja super Rp 27.500/sisir, pepaya Rp 6.500/kg. Harga semen gresik rata-rata sekitar Rp 58.400/40kg/zak dan semen tiga roda (abu-abu) Rp 57.200/40kg/zak. (kmf/wh)