Jelang Lebaran, Pelindo III Beri Hibah 45 Tempat Ibadah

 

Jelang Lebaran, Pelindo III Beri Hibah 45 Tempat Ibadah

PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) kembali menunjukkan kepeduliaannya kepada masyarakat.  Lewat program bina lingkungan, perusahaan plat merah tersebut menyalurkan bantuan dana hibah senilai Rp 1,3 miliar yang diperuntukkan bagi 103 penerima bantuan di wilayah Jawa Timur.  Ke-103 penerima bantuan itu terdiri dari 45 tempat ibadah, 53 sarana pendidikan, dan 5 fasilitas umum lainnya.

Direktur SDM dan Umum Pelindo III Toto Heli Yanto mengatakan, penyaluran dana hibah bina lingkungan merupakan agenda rutin perusahaan.  Pelindo III telah memulai penyaluran hibah bina lingkungan sejak tahun 2001 silam dan dilakukan di seluruh wilayah kerja perusahaan di tujuh propinsi di Indonesia.

“Selama kurun waktu 2001 hingga triwulan I tahun 2014 ini, Pelindo III telah menyalurkan bina lingkungan sebesar Rp 83 miliar,” kata Toto saat penyaluran dana bina lingkungan di Kantor Pusat Pelindo III, Kamis (17/7/2014).

Toto menambahkan, besaran dana yang dibutuhkan untuk masing-masing penerima bantuan satu sama lain akan berbeda.  Hal itu didasarkan pada kebutuhan dan keadaan fisik objek bantuan itu sendiri.  Jumlah bantuan itu berkisar antara Rp 15-50 juta untuk setiap penerima bantuan.

“Sebelum menentukan jumlah bantuan, ada tim kami yang melakukan pengecekan langsung ke lokasi.  Itu dilakukan untuk melihat kebenaran apakah calon objek bantuan itu ada atau tidak.  Selain itu, juga dapat diketahui jumlah dana yang dibutuhkan,” lanjutnya.

Sekretaris Perusahaan Pelindo III Dothy mengatakan, jumlah dana yang disalurkan dapat berbeda setiap tahunnya.  Dothy menyontohkan pada tahun 2012 lalu, dana bina lingkungan yang disalurkan oleh Pelindo III mencapai Rp12 miliar.  Sedangkan pada tahun 2013 hanya sekitar Rp9,6 miliar.  Jumlah total dana yang disalurkan bergantung pada seberapa banyak penerima bantuan pada tahun tersebut.

“Jumlah total dana berbeda tiap tahunnya, maksimal kami menyalurkan 2% dari keuntungan perusahaan setelah pajak,” jelasnya.

Dana bina lingkungan yang disalurkan oleh Pelindo III kepada masyarakat bersifat hibah.  Artinya, setiap penerima bantuan tidak memiliki kewajiban untuk mengembalikan dana tersebut kepada Pelindo III.  Mereka hanya diwajibkan untuk membuat laporan realisasi penggunaan dana hibah tersebut sesuai dengan rencana yang mereka ajukan ke Pelindo III.

Sehari sebelumnya, Pelindo III membagikan bingkisan lebaran berupa sembako kepada para buruh di lingkungan sekitar Pelabuhan Tanjung Perak.  Sebanyak 920 paket sembako diberikan kepada petugas kebersihan, tukang becak, petugas kepil dan kebersihan kolam pelabuhan, tukang sapu, dan fakir miskin di sekitar Pelabuhan Tanjung Perak.

Toto Heli Yanto mengatakan pemberian bantuan sembako tersebut merupakan bentuk perhatian perusahaan terhadap mereka yang selama ini ikut membantu menjaga kebersihan di lingkungan Pelabuhan Tanjung Perak.

Kegiatan pembagian sembako merupakan agenda tahunan Pelindo III yang bekerjasama dengan takmir Masjid Baitul Hakam Pelabuhan Tanjung Perak.

“Semoga tahun depan paket yang kami salurkan bisa lebih banyak lagi,” pungkas Toto. (wh)