Jelang Lebaran, Kuota Sapi RPH Kedurus Naik 40 Persen

 

Jelang Lebaran, Kuota Sapi RPH Kedurus Naik 40 Persen

Mengantisipasi lonjakan permintaan daging di Surabaya, Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Kedurus Surabaya mengalami peningkatan kuota sapi yang dipotong hingga 40 persen.

Kepala Bagian Pemotongan RPH Kedurus Martono mengungkapkan peningkatan kuota sapi yang dipotong terjadi sejak awal puasa lalu. “Peningkatannya pelan-pelan. Awal puasa lalu kuantitasnya meningkat 10 persen,” bebernya. Namun sejak dua minggu lalu, Martono menyebutkan peningkatan tembus hingga 40 persen. Dimungkinkan peningkatan prosentase menemui puncaknya pada H plus 3 Lebaran,” jelas dia.

Di hari-hari biasa,  sebut Martono, pihaknya memotong 55 hingga 60 ekor sapi per hari. Namun khusus Lebaran tahun ini, pihaknya menambah jumlah menjadi 70 hingga 100 ekor per hari.

“Sementara kami masih memasok di sejumlah pasar di Surabaya. Terutama di pasar Wonokromo, Mangga Dua, dan Keputran Surabaya,” urai Martono.

Sejauh ini, pihaknya sebagai pengelola pemotongan hewan mengaku 90 persen sapi didatangkan dari Probolinggo, Situbondo, Malang, dan Lumajang. “Untuk menambah suplai, kami menambah sapi impor dengan quota 10 persen,” papar Martono.

Akibat dari peningkatan jumlah kuota tersebut juga berimbas pada kenaikan harga daging karkas.

Ketua Paguyuban Pedagang Daging Sapi Segar (PPDSS) Jawa Timur Muthowif menuturkan kenaikan daging terjadi antara 3-5 persen. “Memang tidak banyak dari harga sekarang. Antara Rp 40 hingga Rp 50 ribu per kilo gram,” tuturnya.

Sedangkan untuk daging sapi segar di pasar tradisional, Muthowif memperkirakan mengalami kenaikan tapi tidak signifikan. “Dua minggu yang lalu sempat Rp 87 ribu terus sekarang naik menjadi Rp 90 ribu. Kalau untuk daging bagus mencapai Rp 95 ribu,” tandasnya. (wh)