Selasa, November 29, 2022
Google search engine
BerandaSurabayaJelang Kualifikasi Piala AFC, Pasang 126 CCTV di GBT

Jelang Kualifikasi Piala AFC, Pasang 126 CCTV di GBT

“Berbagai persiapan terus dilakukan jelang ajang kualifikasi Piala AFC U-20 2023. Terbaru, Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) yang akan dipakai pertandingan Piala AFC U-20 pada 14-18 September 2022, dilengkapi 126 CCTV.

Ke-126 CCTV itu dipasang di area GBT, mulai dari akses masuk, tempat parkir, hingga semua area di dalam GBT.

“Hari ini kami sedang proses uji coba pemasangan jaringan supaya bisa diakses melalui ruang kontrol atau yang biasa disebut VOC,” kata Kepala Diskominfo Surabaya M. Fikser, Rabu (31/8/2022).

GBT akan menjadi tuan rumah untuk pertandingan Grup F yang diisi Timnas Indonesia U-20, Hongkong, Vietnam dan Timor Leste.

Fikser memastikan seluruh CCTV itu akan dapat dilihat di ruang kontrol atau VOC itu. Sebab, di ruangan tersebut akan dipasang 15 unit televisi ukuran 55 inch yang akan memantau dan memonitor semua kawasan GBT.

Ruang kontrol yang ada di lantai 2 itu akan ada dua ruangan. Pertama, ruangan server yang menjadi tempat perangkat-perangkat aktif Kominfo, mulai dari jaringan, fiber optik, dan juga CCTV. Kini semua perangkat di ruangan tersebut sudah dipasang semuanya dan sudah on. Kedua, ruang kontrol yang menjadi tempat 15 unit TV.

“Di ruangan tersebut, kini sedang dilengkapi meja, kursi dan sarana prasarana lainnya. Jadi, nanti bentuknya akan mirip dengan CC Room 112 di Siola, meskipun tidak semegah di CC Room 112 ya,” ujarnya.

Kepala Bidang Keamanan dan Infrastruktur Teknologi Informasi Diskominfo Surabaya Tri Aji Nugroho menjelaskan, sesuai standart yang pernah dia baca, yang akan bertugas di ruang kontrol itu adalah perwakilan semua pihak yang berkaitan dengan keamanan dan kesehatan, mulai dari petugas kepolisian dan TNI, Satpol PP, BPBD, dan Dinas Kesehatan serta dinas terkait lainnya.

Bahkan, nantinya pengawas pertandingan, baik dari pihak AFC atau pun dari FIFA akan disediakan tempat di ruang kontrol tersebut untuk bersama-sama memantau jalannya pertandingan.

“Jadi, perwakilan yang bertugas di ruang kontrol itu akan memantau semua area GBT. Apabila ada keramaian dan kondisi kedaruratan di suatu titik, dan itu terpantau kamera CCTV, maka perwakilan itu akan langsung menghubungi petugas yang ada di lapangan atau yang ada di luar ruang kontrol, sehingga dengan segera petugas yang ada di lapangan itu bisa langsung bergeser ke titik keramaian itu,” kata Aji.

Dia mengatakan, tujuan utama yang diharap dengan adanya ruang kontrol itu adalah untuk mempercepat respon petugas dalam menanggapi segala hal yang terjadi di area GBT itu. Sebab, pemkot tidak ingin hanya karena keterlambatan respon, stadion kebanggaan Arek-Arek Suroboyo ini terkendala operasionalnya.

“Kita berharap ruang kontrol ini benar-benar menjadi pusat kendali jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Karena nanti semua CCTV ini akan merekam semua gerak-gerik penonton dan pemain yang hadir di GBT,” ujarnya.

Meski begitu, Aji tetap mengajak kepada semua pihak, terutama para penonton dan suporter yang hadir ke GBT untuk bersama-sama menjaga stadion kebanggaan arek-arek Suroboyo itu.

Ia yakin dengan kebersamaan menjaga stadion GBT, maka semua pertandingan yang digelar di GBT akan lancar dan sukses, sehingga Surabaya semakin dipercaya menjadi tuan rumah event-event lainnya, baik yang tingkat nasional maupun internasional.(wh)

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -
Google search engine

Most Popular

Recent Comments