Jelang Idul Adha, Dijamin Tak Ada Penimbunan Sapi di Jatim

Jelang Idul Adha, Dijamin Talk Ada Penimbunan Sapi di Jatim
foto: enciety.co

Kepala Dinas Peternakan Jawa Timur Maskur menegaskan, menjelang Hari Raya Idul Adha pada September mendatang, pihaknya mengatakan jika tidak ada penimbunan sapi yang di wilayahnya.

“Barangkali yang dimaksud penimbunan oleh masyarakat adalah proses penggemukan sapi. Proses penggemukan tersebut berlangsung selama 3 hingga 6 bulan, tergantung dari sapi yang digemukkan,” terang dia saat ditemui enciety.co di kantornya, Kamis (13/8/2015).

Maskur mengatakan, jika banyak masyarakat yang tidak mengerti tentang mekanisme peternakan tersebut.

“Biasanya, pengusaha peternakan yang ingin mendapatkan untung mereka membeli sapi remaja yang berusia antara 3 hingga 8 bulan. Dengan berbagai macam proses penggemukan sapi-sapi tersebut di lepas ke pasaran antara usia 1,2 hingga 1,5 tahun,” papar dia.

Selain itu, ia mengimbuhkan, jika persaingan harga di pasaran saat ini juga tinggi. Hal ini juga dipengaruhi lesunya perekonomian global dan nasional.

“Kami juga sering turun kebawah, saban hari pemotongan sapi di Jawa Timur mencapai, 1.500 ekor. Dengan rincian, Surabaya 200-300 ekor, Sidoarjo 200 ekor, Kabupaten Malang 200 ekor, Kota malang 200 ekor, Kota Batu 200 ekor. Selebihnya, rata-rata tiap daerah memotong 15-20 ekor. Dengan data tersebut kami rasa tidak ada krisis daging hingga 3 bulan ke depan,” pungkasnya. (wh)