Jatim-Osaka Perkuat UMKM

Jatim-Osaka Perkuat UMKM

 

Pemprov Jatim dan Provinsi Osaka Jepang memperkuat kerjasama dalam bidang Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Kesepakata tersebut diteken antara Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dengan Gubernur Osaka Ichiro Matsui di Gedung Grahadi Surabaya, Selasa malam (18/2/2014).

“Setiap tahun, kerja sama antara Jawa Timur dengan Osaka mengalami peningkatan luar biasa, terutama di bidang ekonomi. Ini yang harus dijaga,” ujar Gus Ipul.

Meningkatnya investasi dari hubungan baik kedua wilayah tersebut maka otomatis berimbas pada semakin tingginya kesejahteraan rakyat. Apalagi, jalinan kerja sama antara Jatim dan Osaka berlangsung sejak 1984 atau sudah selama 30 tahun. Hal inilah yang diharapkan mampu membuat kedua wilayah tersebut semakin maju dan berkembang.

Menurut Gus Ipul, sapaan akrab Wagub Jatim, hingga 2013, nilai investasi di Jatim meningkat 8 persen dari total ekspor di provinsi ini. Khusus Investasi Jepang di Jatim, ada 170 proyek dengan total nilai 3,810 juta Dollar AS dengan tenaga kerja sekitar 170 ribu orang.

“Apalagi, dengan kehadiran Gubernur Osaka, Ichiro Matsui di sini diharapkan bisa meningkatkan kerja sama yang selama ini sudh terjalin lama. Khususnya, kerjasana UMKM,” kata mantan Menteri Pembangungan Daerah Tertinggal tersebut.

Sementara itu, Gubernur Osaka, Ichiro Matsui menyambut positif ajakan Gus Ipul. Menurut dia, kerja sama yang sudah terjalin selama 30 tahun sudah membuat Jatim sebagai saudara Pemerintah Provinsi Osaka.

“Pemerintah Osaka siap membantu apa saja. Kami berharap wujudkan kerja sama membenahi UMKM dan di bidang-bidang lainnya,” kata dia.

Ia menyampaikan, meski baru pertama kali berkunjung ke Surabaya, namun sejumlah investor dan pengusaha asal Osaka sudah berkali-kali datang. Dari cerita para investor itu, pihaknya yakin mampu membuat hubungan Jatim dengan Osaka semakin matang. (ram)

“Bagi Osaka, hubungan yang akrab dengan Jatim seperti selama ini harus berjalan terus dan sama-sama berbuat yang terbaik bagi rakyatnya,” kata Ichiro Matsui.(ram)