Jatim Impor Sapi Indukan

Jatim Impor  Sapi Indukan

 

Pemerintah Provinsi Jawa Timur   akan mengimpor sapi indukan produktif.  Langkah ini dilakukan untuk menutup kekurangan Sapi Indukan  di kalangan peternak lokal.  “Indukan ini menjadi salah satu yang kami akan beri kesempatan, jumlah (yang diimpor) belum tahu tapi kebutuhan nasional 1 juta ekor,” kata Gubernur Jatim Soekarwo.

Jumlah sapi betina di Jawa Timur saat ini mencapai 2 juta ekor sapi indukan dan 1,6 juta diantaranya yang produktif.

Jika ada penambahan indukan sapi baru dari impor sekitar 1 juta ekor, maka potensi penambahan sapi siap potong bisa mencapai 800 ribu ekor. Adanya kekurangan pasokan sapi diduga menyebabkan harga daging di daerah sentra daging di Jawa Timur berada di kisaran Rp 90.000/kg.  Padahal, Kementerian Perdagangan pernah menilai harga ideal daging Rp 75.000/kg.

Diijinkannya impor indukan sapi baru diharapkan dapat menambah pasokan, sehingga bisa menurunkan harga daging lokal yang tetap tinggi. Untuk jumlah produksi daging sapi Jawa Timur, hingga kini masih mengalami surplus. Dari total produksi sebesar 195 ribu ton per tahun, jumlah kebutuhan konsumsi masyarakat Jatim hanya 97 ribu ton. Sisanya surplus mencapai 98 ribu ton per tahun.
“Selama ini, Jatim menjadi pemasok 32% dari kebutuhan daging nasional dengan kebutuhan 132.000 ton per tahun. Dengan surplus 98 ribu ton, Jatim tetap tingkatkan lagi produksi hingga 34 ribu ton untuk penuhi kebutuhan nasional yang justru lebih tinggi,” tuturnya. (ram)