Jatim Butuh 4 Ribu Guru Bahasa Daerah

 

Jatim Butuh 4 Ribu Guru Bahasa Daerah
Harun, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Jawa Timur

Jatim krisis guru bahasa daerah. Hingga kini, provinsi berpenduduk sekitar 37 juta jiwa tersebut masih membutuhkan sebanyak 4 ribu guru bahasa Jawa untuk tahun ajaran 2014-2015. Mata pelajaran bahasa daerah yang akan menjadi muatan lokal baik tingkat SD, SMP dan SMA.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Jawa Timur Harun mengatakan, hingga kini hanya ada 2 ribu guru bahasa daerah. “Total yang diperlukan sebanyak 6 ribu guru bahasa daerah. Karena kini tingkat SMA kurikulumnya juga diadakan,” katanya.

Kini, pihak Dispendik Jatim bekerjasama dengan kampus-kampus keguruan seperti Universitas Negeri Surabaya (Unesa) agar dapat menyiapkan guru bahasa daerah.

“Bila tidak maka saya minta didobel mengajarnya. Misalnya di SMP, gurunya bisa dobel mengajar di SMA. Bisa juga guru bahasa Indonesia mendobel,” ucapnya. (wh)