Jatim Backlog 530 Ribu Rumah

Jatim Backlog 530 Ribu Rumah
foto: enciety.co

Kendati pembangunan perumahan di Jatim, khususnya di kota besar terus dilakukan oleh para pengembang, namun kebutuhan hunian masih banyak yang belum terpenuhi.

Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Tata Ruang Jatim, backlog hunian di Jatim tahun ini mencapai 530 ribu unit, itu terdiri dari 212 ribu unit di perkotaan dan 318 unit di desa.

“Maraknya pembangunan perumahan, baik landed house maupun hunian vertikal belum mampu menutupi kebutuhan yang besar dari masyarakat,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga dan Tata Ruang Jatim, Gentur Prihantoro.

Sementara itu secara nasional, backlog perumahan pada tahun 2004 sebesar 7,4 juta, tahun 2009 sebesar 11 juta, tahun 2011 sebesar 13,6 juta, tahun 2012 sebesar 15 juta.

Gentur mengakui, permintaan hunian sampai kapanpun tidak pernah mengalami penurunan walaupun tiap tahunnya terus dibangun. Karenanya, pihaknya terus mendorong para pengembang untuk terus membangun hunian demi mencukupi permintaan yang ada.

“Kalau untuk pembangunan perumahan di Surabaya memang sudah terbatas untuk pengembangan landed house. Jadi sekarang banyak pengembangan membangun hunian vertikal untuk mengatasi keterbatasan lahan. Begitu juga pemerintah membangun rumah susun untuk kalangan menengah ke bawah,” paparnya.

Pihaknya terus mendorong pengembang untuk melakukan pembangunan, tergantung segmen pasar mereka. Sedangkan untuk rumah sederhana untuk kalangan menengah kebawah pemerintah terus menggandeng pengembangan untuk membangun rumah untuk segmen tersebut dan diberikan subsidi oleh pemerintah.

“Ini yang harus diseimbangkan, pemenuhan rumah untuk semua segmen. Karena bukan kalangan menengah atas saja yang butuh, tapi kalangan menengah bawah juga begitu,” imbuh Gentur.

Ditambahkan Gentur, untuk pengembangan landed house di Surabaya saat ini masih bisa dilakukan di kawasan Selatan, barat dan timur. Untuk kawasan utara dan pusat sudah penuh.

Gentur berharap dengan semakin tingginya aktivitas pengembangan hunian baik di Surabaya atau daerah lain di Jatim, dalam satu tahun bisa dibangun satu juta rumah.

“Dengan begitu dalam satu atau dua tahun backlog rumah di Jatim dapat teratasi,” pungkas dia. (wh)