Januari – Februari, Garuda Indonesia Angkut 3,59 Juta Penumpang

Libur Panjang, Garuda Siapkan 9.834 Kursi Tambahan

PT Garuda Indonesia Tbk. pada dua bulan pertama 2015 mengangkut 3,59 juta penumpang, naik 12,9 persen dari 3,18 juta penumpang di periode yang sama tahun lalu. Untuk bulan Januari, 2015 Maskapai Garuda Indonesia mengangkut 1,87 juta penumpang, naik sebesar 15,1 persen dibandingkan periode yang sama pada 2014, sebanyak 1,63 juta penumpang. Pada Februari 2015, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini mengangkut 1,72 juta penumpang, meningkat 10,8 persen dari periode yang sama tahun lalu sebesar 1,55 juta penumpang. “Pencapaian tersebut tentunya akan menjadi pondasi yang kuat bagi pengembangan ke depannya, terutama dalam pelaksanaan strategi jangka pendek quick wins, di tengah tantangan yang dihadapi industri penerbangan saat ini,” papar Arif Wibowo, Presiden Direktur Garuda Indonesia.

Trend positif pun diperlihatkan lewat catatan pertumbuhan kapasitas produksi Garuda Indonesia (availability seat kilometer/ASK) sebesar 9,5 persen, yakni dari jumlah 3,6 miliar ASK pada Januari 2014 menjadi 3,93 miliar ASK pada Januari 2015. Pada Februari 2015, ASK Garuda mencapai 3.36 miliar ASK, naik 6,5 persen dari Februari 2014 sebesar 3,15 miliar.

Tingkat isian penumpang sepanjang dua bulan pertama 2015 pun turut naik. Januari 2015, seat load factor Garuda berjumlah 73 persen, sedangkan Januari 2014 bernilai 66 persen. Sementara pada Februari 2015 load factor naik menjadi 74,37 persen dari 68,6 persen pada Februari 2014.

Garuda Indonesia mencatat laba bersih USD 1,17 juta dolar di bulan Februari, 2015 naik dari bulan sebelumnya di mana Garuda mencatat rugi USD 2,8 juta. Beban usaha perseroan di bulan Februari berhasil ditekan ke USD 229,92 juta, turun 18,14 persen dari Januari sebesar USD 280,86 juta. Akan tetapi, pendapatan Garuda di Februari turun 13,4 persen menjadi USD 233,78 juta dari USD 280,86 juta di bulan sebelumnya. (bst)