Jangan Kerja di Meja Saja, Camat dan Lurah Harus Terjun Lapangan

Jangan Kerja di Meja Saja, Camat dan Lurah Harus Terjun Lapangan

foto:humas pemkot surabaya

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berinovasi untuk memberikan kemudahan layanan kepada masyarakat. Salah satunya diimplementasikan melalui layanan administrasi kependudukan (Adminduk) yang dapat dilakukan di kantor kelurahan dan kecamatan.

Terobosan yang ini sebagai bagian dari upaya untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat. Oleh karenanya, dia juga mempersilahkan kepada camat dan lurah agar melakukan inovasi serupa. Misalnya, camat dan lurah menyediakan layanan di Balai RW atau RT.

“Kalau saya ngantor di kelurahan, camat dan lurah bisa ngantor atau melakukan pelayanan di Balai RW atau RT. Nah, itu silahkan teman-teman berinovasi,” kata Eri saat memberikan pengarahan kepada Kepala PD (Perangkat Daerah) dan Camat di Balai Kota, Jumat (4/6/2021).

Eri menyatakan keinginannya agar seluruh layanan bisa berhenti di tingkat kelurahan dan kecamatan. Sehingga, warga tak harus datang ke Kantor PD untuk mendapatkan layanan itu. Sementara di tingkat PD, nantinya dapat melakukan pekerjaan yang lebih tinggi.

“Pekerjaan harus berhenti di kelurahan, sehingga nanti orang di PD akan berkurang. Karena ditempatkan di kelurahan dan kecamatan,” jelasnya.

Eri juga meminta kepada camat dan lurah agar masing-masing stafnya dapat turun ke lapangan. Harapannya, ketika ada permasalahan yang muncul di lapangan, bisa langsung diketahui dan diselesaikan.

“Staf yang di kelurahan dan kecamatan itu juga harus turun ke lapangan, jangan bekerja di meja saja. Pak Camat saya titip suruh turun ke bawah, termasuk pegawai OS (outsourcing),” pesan Eri.

Eri menegaskan bakal melakukan evaluasi terhadap kinerja semua jajarannya. Bagi dia, ketika seseorang itu mampu menjalankan amanah dan menjadi orang yang solutif, maka silahkan untuk menjadi pemimpin.

Namun, hal ini juga berlaku sebaliknya. Eri menyebut, ketika seseorang tidak mampu menjalankan amanah, maka silakan beri kesempatan yang lain untuk menggantikan menjadi pemimpin. “Silahkan teman-teman berinovasi. Turun ke RT dan RW termasuk dinasnya,” tandasnya. (wh)