Janet Yellen Indikasikan Kenaikan Suku Bunga AS Tahun Ini

Janet Yellen Indikasikan Kenaikan Suku Bunga AS Tahun Ini

Lagi-lagi tema kenaikan suku bunga AS menjadi penggerak pasar yang signifikan. Kali ini giliran Gubernur the Fed Janet Yellen yang melontarkan gagasan. Dalam pidatonya pada Greater Providence Chamber of Commerce, Jumat (22/5/2015) lalu, mengatakan bahwa laju kenaikan suku bunga akan bertahap, dan akan memakan waktu beberapa tahun hingga tingkat suku bunga kembali normal. Meski demikian, ia mengatakan bahwa perkiraannya mengindikasikan bahwa kenaikan tingkat suku bunga akan terjadi di tahun ini.

Jika perekonomian terus membaik sesuai perkiraan, menurutku layak untuk mengambil langkah awal untuk menaikkan tingkat suku bunga dan normalisasi kebijakan moneter tahun ini, ucap Yellen. Untuk mendukung langkah tersebut, kita harus melihat adanya pemulihan yang berkepanjangan pada kondisi pasar tenaga kerja, dan the Fed harus cukup yakin bahwa laju inflasi akan kembali menuju 2% dalam jangka menengah, tambahnya.

Yellen membenarkan pelemahan ekonomi belakangan ini, namun mengatakan bahwa perlambatan di kuartal pertama sebagian besar disebabkan faktor sementara. Ia memperkirakan data ekonomi AS akan membaik dan laju pertumbuhan akan berjalan moderat tahun ini dan selanjutnya, menjelaskan bahwa hambatan pada perekonomian mulai memudar.

Berikut ini adalah prediksi pergerakan harga forex, komoditi dan indeks Senin (25/5/2015):

EUR/USD. Bias netral dalam jangka pendek dengan kisaran perdagangan terlihat diantara area 1.1220 – 1.1000, harus menembus salah satu area tersebut untuk temukan petunjuk lebih lanjut. Untuk sisi atasnya, area 1.1220 adalah level resisten terdekat, break di atas area tersebut dapat mendorong harga lebih tinggi menguji ke 1.1320. Untuk sisi bawahnya, level support terdekat terlihat di kisaran 1.1000, break di bawah area tersebut dapat menyarankan untuk pergerakan bearish lanjutan menargetkan ke area 1.0880.

GBP/USD. Bias bearish dalam jangka pendek, terutama jika harga ditutup di bawah area 1.5480 (MA100) di grafik 4 jam. Level support terdekat terlihat dikisaran area 1.5360, break di bawah area tersebut dapat memicu bearish lanjutan menuju ke 1.5220. Untuk sisi atasnya, level resisten terdekat berada di area 1.5540, break di atas area tersebut dapat mendorong harga lebih tinggi menguji ke area 1.5650.

USD/JPY. Bias bullish dalam jangka pendek selama harga dapat ditutup di atas MA 50-100-200 di grafik 4 jam. Level resisten terdekat berada di 122.00, break di atas area tersebut dapat lanjutkan pergerakan bullish menuju ke 123.15. Untuk sisi sebaliknya, level support terdekat terlihat dikisaran 120.40, break di bawah area tersebut seharusnya merubah momentum menjadi bearish menargetkan ke 119.60.

USD/CHF. Bias bullish dalam jangka pendek, terutama jika harga mampu clear break di atas MA-200 di sekitar 0.9450. Yang bisa memicu momentum bullish lebih lanjut menuju area 0.9490, sebelum membidik area 0.9535. Sebaliknya, support terdekat berada di area 0.9405. Break kembali di bawah area tersebut akan membawa harga ke zona netral dalam jangka pendek, dengan kemungkinan menguji ulang MA-21 di sekitar 0.9360. Support berikutnya dapat dijumpai di area 0.9325.

AUD/USD. Bias bearish dalam jangka pendek meskipun masih dibutuhkan penembusan konsisten di bawah area 0.7785 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menguji area 0.7755 atau bahkan area 0.7730. Sebaliknya, MA-200 di sekitar 0.7845 akan bertindak sebagai resistensi terdekat. Break kembali di atas area tersebut akan membawa harga ke zona netral dalam jangka pendek, dengan kemungkinan menguji ulang area 0.7870. Resistensi berikutnya berada di area 0.7915.

XAU/USD. Bias bearish dalam jangka pendek jika menilai sinyal downtrend dari indikator stochastic dalam grafik 4-jam. Emas akan kembali mencoba menembus support 1199 yang dapat mengonfirmasi tren penurunan dengan support berikutnya terlihat di kisaran area 1193 dan 1186. Sementara tren penguatan akan membutuhkan konfirmasi penembusan resisten 1212 untuk membidik area resisten lebih tinggi di kisaran 1217 dan 1224.

Hang Seng Futures. Bias masih bullish terutama jika harga dapat bertahan di atas area 28000, menuju area 28400 dalam jangka pendek sebelum menguji area 28615. Support terdekat ada pada area 27800, break ke bawah area ini akan memicu koreksi bearish seperti yang diindikasikan oleh stochastic dan RSI pada grafik 4 jam, menuju area 27575 dalam jangka pendek. Hanya break ke bawah area 26930 yang dapat mengakhiri outlook bullish saat ini.

Nikkei Futures. Nikkei masih berada dalam outlook bullish, dengan break ke atas area 20400 akan emnuju area 20600 sebagai target bullish selanjutnya. Sementara itu, RSI dan stochastic pada grafik 4 jam mensinyalkan koreksi bearish dalam jangka pendek kembali ke area 20130 sebelum menguji support psikologis pada area 20000. Bagaimanapun juga, kami masih lebih memilih outloo bullish selama harga bertahan di atas area 19860.

Kospi Futures. Mengacu dari grafik 4-jam, bias masih bullish terutama jika harga mampu break konsisten di atas area 266.65. Yang seharusnya bisa memicu momentum bullish lebih lanjut menguji area 267.75, sebelum mengincar area 268.75. Sebaliknya, support terdekat dapat dijumpai di area 264.55. Break kembali di bawah area tersebut akan membawa harga ke zona netral dalam jangka pendek, dengan kemungkinan menguji ulang MA-100 di sekitar 263.65. Support berikutnya berada di area 262.80. (bbi/age sumber Monexnews)

Disclaimer: Semua informasi yang terdapat disini bersifat khusus dan informasi saja. Kami berusaha menyajikan berita dan analisa terbaik, namun demikian tidak menjamin kelengkapan dan keakuratan dari semua informasi atau analisa yang tersediaJanet Yellen Indikasikan Kenaikan Suku Bunga AS Tahun Ini