Jalur Car Free Night Dibuatkan Contra Flow

Jalur Car Free Night Dibuatkan Contra FlowPemkot Surabaya yang akan menggelar rencana program Car Free Night (CFN) jelang pergantian tahun baru ini, benar-benar memanjakan masyarakat Surabaya.

Bekerjasama dengan Ditlantas Polda Jatim, Car Free Night selain menjadikan Surabaya bebas asap kendaraan, knalpot brong, dan trek-trekan dalam program itu juga mengedepankan pengamanan kendaraan bagi warga dari curanmor.

Salah satunya, mempersiapkan kantong-kantong parkir di setiap area yang disulap menjadi CFN. “Untuk kantong-kantong parkir sudah kita siapkan secara matang. Anggota juga disiagakan disana,” terang Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Rahmad Hidayat.

Rahmad menuturkan, untuk fasilitas umum misalnya rumah sakit dan hotel akan dibuatkan contra flow sepanjang jalur yang termasuk Car Free Night dengan membuat pembatas khusus.

“Kita sudah melakukan kordinasi dengan pihak terkait, bahkan telah rapat sebanyak 8 kali. Mereka merespons baik, dan malah senang bisa merayakan tahun baru dengan suasana berbeda,” ujar pamen dengan pangkat tiga melati di pundak ini.

Misalnya di Jl. Raya Darmo hingga perempatan Jl. Polisi Istimewa sepanjang 1,5 kilometer ini. Untuk di area yang menampilkan tematik Budaya ini, akan disiapkan beberapa kantong parkir bagi masyarakat diantaranya Jl. Kapuas, Jl. Bintoro, Jl. Bengawan, Jl. Ciliwung, Jl. Juwana, dan Jl. Porong.

Bahkan kapasitas kendaraan roda dua (R-2) diperkirakan bisa menampung 2.700 unit dan R4 sebanyak 50 unit. Area ini akan digelar bakar jagung sebanyak 2.014 kg; teatrikal komunitas Roede Brug; flash mob; traditional dance; ludruk; modern dance; musik patrol; dan cluster kuliner.

Untuk lokasi kedua, ketiga dan keempat di sepanjang Jl. Tunjungan hingga Jl. Panglima Sudirman (monumen Bambu Runcing) sepanjang 2,6 kilometer, adapun kantong parkir ditempatkan di Jl. Genteng Besar, Jl. Praban, Jl. Basuki Rahmad, Jl. Taman Apsari, Jl. Embong Wungu, Jl. Embong Sono, dan Jl. Kenari.

Untuk di sepanjang Jl. Gubernur Suryo hingga Panglima bertema komunitas. Adapun tampilan yang disajikan tampilan komunitas-komunitas; lomba cheerleader pelajar; tarian modern; tarian tradisional; streetball; wushu; breakdance, parkour, street fashion carnival; dan cosplay.

Sedangkan di Jl. Tunjungan, menampilkan tema youth, diantaranya lomba vokal pelajar; modern dance; band performance; paduan suara Bahasa Jawa; dan barongsay.(wh)