Jakarta dan Surabaya Pilot Project Electronic Road Pricing

Jakarta dan Surabaya Pilot Project Electronic Road Pricing

Jakarta dan Surabaya dijadikan pilot project (proyek percontohan) penerapan jalan berbayar (electronic road pricing/ERP). Dirjen Perhubungan Darat Suroyo Alimoeso mengatakan program ERP tersebut dilakukan untuk menekan kemacetan yang menjadi penyebab pemborosan penggunaan energi bahan bakar minyak (BBM).

“Program ini untuk mengalihkan pengguna mobil pribadi ke angkutan umum atau massal,” katanya di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Rabu (19/3/2014).

Mengenai jalan-jalan mana yang akan di terapkan Electronic Road Pricing di Surabaya dan DKI Jakarta, Suroyo mengatakan akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah (pemda) setempat.

“Direncanakan jalan-jalan yang akan diberlakukan ERP adalah jalan-jalan protokol yang sering dilewati kendaraan yang menimbulkan kemacetan,” ujarnya.

Jika penerapan Electronic Road Pricing di beberapa titik jalan protokol berlangsung tertib, maka energi yang berkurang akan sangat luar biasa.

“Nantinya yang masuk kawasan tersebut hanya orang kaya dan hasilnya nanti diharapkan bisa digunakan untuk memperbaiki angkutan umum masal yang digunakan oleh orang-orang yang berpenghasilan rendah atau pas-pasan,’’ jlentrehnya.

Namun, sebelum itu diberlakukan, Suroyo mengatakan pemerintah pusat dan daerah harus melakukan persiapan yang matang, baik sarana maupun prasarana serta infrastukturnya, seperti kendaraan angkutan umum massal yang akan dipergunakan untuk memindahkan masyarakat dari satu titik ke titik lain dan jalan-jalannya.(wh)