Jajal Menu Baru African Koeksisters

Jajal Menu Baru African Koeksisters

foto:arya wiraraja/enciety.co

African koeksisters diajarkan dalam pelatihan culinary business Pahlawan Ekonomi di Kaza City Mall, Minggu (7/4/2019).  Menu ini berasal dari Afrika. Bentuknya unik seperti kepang rambut dan rasanya juga menarik.

Menurut Chef Christi Ningsih, mentor culinary business, adonan yang digunakan kurang lebih sama dengan adonan kue pada umumnya. 

“Bahan yang digunakan hampir sama dengan roti. Namun yang membuatnya beda campuran baking powder yang membuat adonan dapat mengembang. Biasanya untuk membuat kue kita gunakan campuran fermipan atau ragi,” cetus Christi.

Kata dia, ada beberapa bahan yang dibutuhkan membuat African koeksisters. Yakni, tepung terigu, mentega, garam, fresh milk, baking powder, air lemon, simple sirup, gula pasir, jahe, dan kayu manis.

“Cara membuatnya, campurkan semua bahan-bahan, seperti tepung terigu, gula, garam, dan mentega. Setelah tercampur rata, diamkan dan masukkan dalam lemari es kurang lebih selama satu jam,” terang Christi.

Setelah dingin dan mengembang, sambung dia, ambil adonan dan bentuk adonan dengan cara mengepang mirip cara mengepang rambut. Setelah selesai lalu goreng adonan dengan minyak panas. Usai digoreng, celup kue dengan sirup yang telah disediakan.

“Yang membuat jajanan ini menarik dan enak sirupnya ini yang spesial. Simple sirup yang dicampur dengan air perasan lemon, jahe dan kayu manis,” ujar staf pengajar Surabaya Hotel School (SHS) ini

Christi menuturkan, tantangan membuat African koeksisters ada dua. Pertama teknik pengolahan. Kedua, detail campuran yang digunakan dalam meramu sirup.

Christi menambahkan, di pasaran karena terbilang baru, harga African koeksisters berkisar Rp 5 ribu per buah. “Supaya dapat mengangkat nilai ekonominya, kita bisa kombinasikan dengan minuman teh atau kopi dan jual dengan sistem per paket,” tegas Christi. (wh)