Jadi Trending Topic, Bu Risma Tetap Woles

Jadi Trending Topic, Bu Risma Tetap Woles
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini saat meresmikan BLC di Rusun Grudo, Kamis (13/2/2014)

Tidak ada yang berubah dari sikap Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Banjir pujian dan dukungan setelah salah satu televisi swasta menayangkan wawancara dirinya, Rabu (13/2/2014) malam, tak membuat Risma jumawa.

Pun dengan masyarakat yang memperbincangkan nama Risma di Twitter hingga jadi trending topic dalam waktu beberapa menit. Enam ribu tweet per jam berkicau tentangnya dengan kata kunci “Bu Risma”.

Risma tak memedulikan dan memilih tetap fokus bekerja. Kamis (13/2/2014) pagi, wali kota perempuan pertama di Surabaya itu tetap menjalankan rutinitas kerja. Berdasar pantauan enciety.co, Risma yang tak punya akun pribadi di media sosial manapun, sebelum ngantor di Balai Kota, ia blusukan. Sekitar pukul 05.30, Risma menjelajah sudut-sudut Kota Pahlawan secara tak terduga.

Sejak pukul 08.00, enciety.co pun mencoba menunggu kedatangannya di depan ruang wali kota. Suasana kompleks kantor pemerintahan masih lengang. Sekitar pukul 08.55, Risma muncul dengan langkah cepat diikuti Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Antiek Sugiharti, Kepala Bagian Umum dan Protokol,Wiwik Widiyanti, Asisten I Yayuk Eko Agustin, dan beberapa staf lainnya. Beberapa jam kemudian, Risma bersama para pejabat tersebut menghadiri launching  5 titik Broadband Learning Center (BLC) yang baru.

Siang harinya, Risma yang didampingi wakilnya, Wisnu Sakti Buana, meresmikan BLC di Rusun Grudo. Kendati di Mata Najwa ia tampak tertekan akibat isu pengunduran dirinya, Risma dengan ramah menyapa siswa SD penghuni rusun yang berebut ingin mencium tangannya.

“Kamu mau bola? Tapi janji sama ibu ya, mainnya nggak boleh rebutan,” tutur Risma sambil meminta ajudannya mengambilkan bola sepak dari mobil Innova-nya. Bocah-bocah itu semakin girang. Risma biasa membagikan bola bila dalam kunjungan resminya bertemu anak-anak.

Risma sendiri selalu bingung ditanya soal namanya yang masuk trending topic dunia. “Iku opo, aku gak ngerti. Aku yo gak tau opo iku…twitter,” ucap dia, lalu tersenyum.

Wali Kota yang terpilih menjadi Mayor of The Month bulan Februari website Citymayors.com tersebut menyatakan tidak tertarik dicalonkan menjadi presiden. “Jadi wali kota Surabaya saja, masalahnya segini banyak. Apalagi jadi presiden,” ucapnya. Sebab menurutnya, tugas pemimpin itu sangat berat. “Karena jabatan itu harus benar-benar turun dari Tuhan,” imbuhnya.(wh)