ITS-PII Dukung Percepatan Pembangunan Infrastruktur Nasional

ITS-PII Dukung Percepatan Pembangunan Infrastruktur Nasional
Foto: arya wiraraja/enciety.co

ITS Surabaya kembali memperluas kerjasamanya di berbagai bidang. Kali ini kerjasama dilakukan dengan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) atau PT PII yang berkomitmen bekerja samauntuk mendukung perluasan pemahaman di bidang pembangunan infrastruktur. Hal ini selaras dengan amanah Tri Dharma Perguruan Tinggi dan mandat PT PII untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur nasional.

Acara penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) ini dilaksanakan oleh Rektor ITS, Prof Ir Joni Hermana MScES PhD dengan Sinthya Roesly sebagai Direktur Utama PT PII di Gedung Rektorat ITS, Kamis (25/6/2015).

Penandatanganan MoU ini meliputi berbagai bidang, diantaranya pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat serta peningkatan kapasitas akademisi ITS, khususnya dalam pembangunan infrastruktur.

Menurut Sinthya, Provinsi Jawa Timur telah mengalami pertumbuhan yang sangat pesat, sehingga ke depannya jelas membutuhkan dukungan insfratruktur yang memadai dalam berbagai sektor, seperti air minum, sanitasi, transportasi dan lain sebagainya. “Dalam hal ini PII dan ITS akan bermitra untuk meneliti berbagai kebutuhan di Provinsi Jawa Timur, sekaligus berupaya peningkatan pemahaman dari pemangku-pemangku kepentingan yang terkait,” jelasnya pada enciety.co.

Upaya yang dilakukan nantinya dengan berbagai skema penyediaan insfratruktur untuk memenuhi tambahan kebutuhan insfratruktur tersebut. Diharapkan dengan pemahaman yang baik, di masa mendatang PT PII akan dapat lebih mantap mendukung program percepatan pembangunan insfratruktur di wilayah Jawa Timur.

Sementara itu, Rektor ITS Prof Ir Joni Hermana MScES PhD mengatakan bahwa ITS berada di garda depan dalam penelitian pengembangan sarana dan prasarana sebagaimana terlihat dengan adanya Pusat Studi Infrastruktur Data Spasial & Pusat Riset Mobil Listrik. “Dengan dukungan dari PT PII, ke depannya kami berharap dapat menghasilkan lulusan yang dapat turut mengembangkan insfratruktur di Surabaya maupun di Jawa Timur, terutama untuk kebutuhan-kebutuhan prioritas seperti sarana energi listrik, insfratruktur jalanan dan angkutan massal,” papar Joni.

Di Jawa Timur sendiri, saat ini PT PII sedang memproses penjaminan untuk proyek Sistem Penyediaan Air Minum Umbulan yang akan menyediakan layanan air curah dengan kemampuan debit air hingga 4.000 liter per detik. Sumber air minum Umbulan berada di Kabupaten Pasuruan, yang nantinya masing-masing dapat digunakan di lima kota atau kabupten sekaligus. (wh)