ITS Kembangkan CNC untuk Kebutuhan UMKM

ITS Kembangkan CNC untuk Kebutuhan UMKM

Hendro Nurhadi menunjukkan cara kerja mesin CNC kepada Rektor ITS (kanan)

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya mengembangkan mesin CNC (Computer Numerical Controller) untuk kebutuhanUsaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Mesin yang dipergunakan untuk pengontrolan proses otomatisasi dalam dunia industri ini berhasil dikembangkan oleh Pusat Pengembangan Teknologi di bidang Mekatronika (Mechatronics Technology Centre) MTC ITS.

Produk inovasi ITS ini sudah dipesan oleh Kabupaten Situbondo tahun lalu. Tahun ini sebanyak seratus unit dipesan oleh Kabupaten Magetan, Tuban, dan Banyuwangi. Keempat bupati ini, Selasa (3/5/2016) siang, dalam rangkaian kunjungan kerja Menristekdikti ke ITS secara simbolis akan menerima mesin ini, sekaligus menandai dibukanya MTC ITS.

Hendro Nurhadi, Dipl. Ing, Ph.D, Kepala MTC ITS mengatakan, hasil inovasi ini akan dapat membantu industri UMKM dalam  meningkatkan produktivitas dan kualitas. “CNC merupakan istilah yang digunakan untuk menunjukkan bahwa suatu peralatan manufaktur, seperti mesin bubut, milling, dan lainnya dikontrol secara numerik berbasis komputer, dan mampu membaca instruksi agar bekerja sesuai dengan program benda kerja yang akan dibuat,” terangnya.

Hendro menjelaskan, fungsi CNC dalam hal ini lebih banyak menggantikan pekerjaan operator dalam mesin perkakas konvensional. Misalnya, pekerjaan setting tool atau mengatur gerakan pahat sampai pada posisi siap memotong, gerakan pemotongan dan gerakan kembali ke posisi awal, dan lain-lain.

“Kami telah mengembangkan mesin ini untuk kebutuhan UMKM yang kini makin membutuhkan,” dosen D3 Teknik Mesin ITS ini. Dibanding produk impor, lanjutnya, mesin yang dibuat ITS ini lebih kecil dan portable, sehingga bisa dengan mudah untuk dipindah sesuai kebutuhan. Selain itu harganya lebih bisa bersaing.

Mesin perkakas CNC dilengkapi dengan berbagai alat potong yang dapat membuat benda kerja secara presisi dan dapat melakukan interpolasi yang diarahkan secara numerik (berdasarkan angka). Parameter sistem operasi CNC dapat diubah melalui program perangkat lunak (software load program) yang sesuai. CNC telah banyak dipergunakan dalam industri logam dan kayu.

Pada industri ini, CNC dipergunakan untuk mengontrol sistem mekanis mesin-mesin perkakas dan pemotong logam dan kayu. Jadi seberapa tebal dan panjangnya potongan logam yang dihasilkan oleh mesin pemotong logam, dapat diatur oleh mesin CNC. Saat ini tidak hanya industri logam dan kayu saja yang memanfaatkan teknologi mesin CNC sebagai proses automatisasinya.

Akhir-akhir ini, mesin-mesin CNC telah berkembang secara menakjubkan sehingga telah mengubah industri pabrik yang selama ini menggunakan tenaga manusia menjadi mesin-mesin otomatis.

Hendro mengatakan, dengan berkembangnya mesin ini, maka benda kerja yang rumit sekalipun dapat dibuat secara mudah dalam jumlah yang banyak. “Selama ini pembuatan komponen atau suku cadang suatu mesin yang presisi dengan mesin perkakas manual tidaklah mudah, meskipun dilakukan oleh seorang operator mesin perkakas yang mahir sekalipun, dengan mesin CNC semuanya bisa dilakukan,” akunya.

Hendro berharap, karena dari segi harga dapat bersaing, dan dimensi mesin CNC hasil inovasi ITS ini dapat dengan mudah dibawa, ke depan akan banyak UMKM, termasuk sekolah-sekolah kejuruan memesan mesin ini. “Kelebihan lain dari mesin ini adalah memahami culture atau budaya kerja orang yang akan mengoperasikannya. Kami juga akan melakukan pelatihan bersertifikat bagi para operatornya,” katanya. (wh)