ITS Hibahkan IPAL ke Rumah Produksi Pempek

ITS Hibahkan IPAL ke Rumah Produksi Pempek

Departemen Teknik Lingkungan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menghibahkan sebuah Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) kepada pemilik rumah produksi pempek Tjek Entis Surabaya, Senin (15/1/2018).

Penyerahan bantuan yang dilakukan secara simbolis oleh tim Laboratorium Remidiasi Lingkungan ITS kepada rumah produksi pempek di daerah Medayu Utara itu bertujuan untuk mengolah air limbah dari industri makanan pempek agar menjadi lebih ramah lingkungan.

Perwakilan tim Laboratorium Remidiasi Lingkungan ITS Bantuan IPAL Ipung Fitri Purwanti mengatakan bantuan IPAL tersebut berawal dari pengajuan Bantuan Operasional Perguruan Tinggi Negeri (BOPTN). Pengajuan ini akhirnya lolos terdanai tahun 2017, sehingga Laboratorium Remidiasi Lingkungan berhasil membangun IPAL di industri makanan milik Suparto tersebut.

“IPAL ini merupakan inisiatif dari tim Teknik Lingkungan ITS untuk melakukan pengabdian pada masyarakat,” kata Ipung di sela acara.

Awalnya, imbuh Ipung, mereka bekerja sama dengan pihak dari Kecamatan Rungkut, yang selanjutnya merekomendasikan bantuan diarahkan ke industri makanan tersebut.

Setiap minggunya, menurut Ipung, tidak kurang dari 150 kilogram ikan tengiri diproses untuk dijadikan pempek di rumah produksi ini. Hasil sampingan produksi berupa air limbah yang berbau dan berwarna keruh ini sangat berbahaya jika dibuang langsung ke lingkungan sekitarnya.

“Sebelumnya, laboratorium kami melakukan analisa terhadap air limbah tersebut. Hasil analisa yang ada menunjukkan bahwa terdapat kadar zat organik, nitrogen, fosfor, minyak, lemak serta padatan terlarut yang tinggi. Hal ini dapat menyebabkan tumbuhnya eceng gondok di sungai secara berlebih,” ujar doktor lulusan Universiti Kebangsaan Malaysia itu.