ITS Gelar Marine Icon 2016

ITS Gelar Marine Icon 2016

Prof. Ir. Joni Hermana, M. Sc., Es., Ph.D, foto: arya wiraraja/enciety.co

Diselenggarakan untuk kesebelas kalinya, Marine Icon 2016, acara tahunan terbesar Himpunan Mahasiswa Teknik Sistem Perkapalan (HIMASISKAL) Fakultas Teknologi Kelautan (FTK) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, akan digelar kembali.

Acara yang bertajuk Bersama Membangun Peradaban Teknologi Maritim Indonesia itu, diharapkan Marine Icon 2016 ini bisa membangkitkan kepedulian, kesadaran, dan pengetahuan masyarakat Indonesia, khususnya pelajar SMA/SMK dan mahasiswa, untuk mengenal serta menggali potensi dalam pengembangan dan aplikasi teknologi ramah lingkungan di bidang maritim.

Namun tidak hanya diperuntukkan bagi peserta dan kalangan akademisi, Marine Icon 2016 yang diselenggarakan pada tanggal 29 April – 1 Mei 2016 di Kolam 8 Kampus ITS Sukolilo juga dapat dinikmati oleh masyarakat umum, terutama di sub event yang ada di Marine Icon 2016 seperti Robotic Boat Competition, Eco Solar Boat Competition, Waterbike Competition, Marine Diesel Assembly, Marine Photography Contest, dan Marine Cullinary Festival.

Tidak hanya itu, National Maritime Paper Contest pun juga menjadi salah satu rangkaian lomba yang ditujukan untuk para mahasiswa. Dengan beragam perlombaan yang akan digelar, ratusan pelajar SMA/SMK dan mahasiswa se-Indonesia nantinya akan memperebutkan piala dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (KEMENPORA) Republik Indonesia.

Di antara berbagai perlombaan tersebut, terdapat cabang kompetisi yang baru dalam acara ini yaitu Eco Solar Boat Competition yang merupakan lomba kapal bertenaga surya pertama di Indonesia. Dengan dimensi kapal LOA (Length Overall) atau panjang keseluruhan sepanjang 60 – 80 cm, lomba ini menantang setiap peserta untuk membuat system charging baterai dengan kapasitas 960 mAH yang efisien agar kapal dapat berjalan sepanjang 300 meter setiap rondenya.

“Ada beberapa target yang ingin dicapai dalam pelaksanaan kegiatan ini; pertama adalah sebagai media pengenal dan penggugah kesadaran bahwa Indonesia sebagai negara maritim. Kedua adalah untuk mengajak pelajar, mahasiswa, masyarakat, dan pemerintah serta pihak lainnya utuk mengembangkan teknologi di Martim khususnya perkapalan. Ketiga, menggali potensi dan menjadi wadah kreatifitas para generasi muda untuk mengembangkan teknologi di bidang maritim khususnya teknologi ramah lingkungan untuk menghadapi tantangan teknologi dalam Asean Economy Community pada khususnya dan global pada umumnya.”, ujar Prof. Ir. Joni Hermana, M. Sc., Es., Ph.D., Rektor Insitut Teknologi Sepuluh Nopember, Jumat (29/4/2016).

Senada, Heri Febriantoro, selaku Ketua Pelaksana Marine Icon 2016 pun mengatakan jika Marine Icon 2016 merupakan sebuah persembahan untuk bangsa yang bertujuan untuk mengenalkan identitas kita yang sebenarnya yang merupakan sebuah cita-cita sampai ketika Bangsa ini menjadi pusat maritim dunia melalui langkah kecil ini dengan harapan yang besar.

“Marine Icon 2016 ini, mampu mengajak semua elemen masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, masyarakat serta pemerintah untuk mengenal serta mengembangkan maritim khususnya bidang teknologi dan menggali potensi para generasi muda untuk menghasilkan karya inovatif bagi perkembangan teknologi maritim di Indonesia. Dapat disebut juga, acara ini adalah sebuah karya mahasiswa untuk bangsa kita, Bangsa Indonesia,” tandasnya. (wh)