ITS Bantu Tingkatkan Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas

ITS Bantu Tingkatkan Kesadaran Keselamatan Berlalu Lintas

foto:humas its

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melalui Fakultas Teknik Sipil, Perencanaan dan Kebumian digandeng oleh PT Astra International bareng Korlantas Polri menyosialisasikan keamanan berlalu lintas di masa pandemi Covid-19 lewat webinar bertajuk Indonesia Ayo Aman Berlalu Lintas (IAABL) Talks x Korlantas Kampus Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas (KaPeKa) Chapter: IT for Road Safety, Senin (22/6/2020).

Direktur Keamanan dan Keselamatan (Dirkamsel) Korlantas Polri Brigjen Pol Dr Chrysnanda Dwilaksana MS mengungkapkan, Indonesia merupakan negara yang sangat luas. Negara yang luas ini tentunya memerlukan produktivitas yang tinggi untuk bisa berjalan dengan lancar. “Produktivitas ini harus didukung dengan lalu lintas yang tertib, aman, dan lancar,” tuturnya.

Department Head CSR PT Astra International Bondan Susilo menjelaskan, berdasarkan riset yang telah dilakukan selama beberapa tahun terakhir, ditemukan bahwa sebagian besar dari penyebab kecelakaan lalu lintas adalah faktor manusia dan korban kecelakaan ini terbesar berada pada usia produktif. “Karena berbagai kurikulum masih belum sepenuhnya memasukkan keamanan berlalu lintas secara menyeluruh,” ujarnya mengingatkan.

Dengan adanya pandemi ini, lanjutnya, keamanan berlalu lintas tidak hanya tentang pencegahan kecelakaan lagi, namun terdapat aspek kesehatan yang juga perlu diperhatikan. Penggunaan alat keselamatan seperti helm, jaket, alas kaki, dan masker menjadi penting sekarang. “Mungkin dulu (fungsinya) untuk menyaring debu yang ada di jalanan, sekarang juga untuk menyaring virus yang ada,” terang Bondan.

Sejalan dengan yang disampaikan sebelumnya, Kasubdit Dikmas Ditkamsel Korlantas Polri Kombes Pol Darto Juhartono MM menyampaikan, semenjak Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diangkat, kemacetan lalu lintas sudah mulai bermunculan. “Seperti di Jakarta, kemacetan ini disebabkan karena meningkatnya jumlah kendaraan bermotor di jalanan sebagai akibat dari pembatasan jumlah penumpang dalam kendaraan umum maupun pribadi,” terangnya.

Meskipun demikian, Dirlantas Polda Jawa Timur Kombes Pol Budi Indra Dermawan SIK MM menambahkan, selama masa pandemi ini, angka kecelakaan lalu lintas berkurang secara signifikan. “Dibandingkan dengan tahun 2019, sampai saat ini angka kecelakaan lalu lintas mengalami pengurangan secara signifikan, ini tentunya diakibatkan karena sempat berkurangnya orang yang berkendara selama masa pandemi,” tambahnya saat mengisi webinar.

Sementara itu, Bondan melanjutkan, Astra telah mendirikan Safety Riding Center di Yogyakarta dengan tujuan untuk mengedukasi masyarakat umum dari berbagai umur bagaimana berkendara motor yang aman. Ia juga menambahkan bahwa pandemi ini memiliki hubungan yang sama dengan keamanan dalam berlalu lintas. “Pandemi ini mirip dengan keamanan berlalu lintas, kita harus bisa melindungi diri kita sendiri untuk bisa melindungi orang lain,” ujarnya.

Bondan juga mengimbau kepada para mahasiswa untuk turut serta menyadarkan masyarakat terhadap keselamatan berlalu lintas. Dengan adanya media sosial, maka sangat mudah bagi kita memanfaatkan teknologi informasi untuk kebermanfaatan bersama. “Karena saya lihat Indonesia ini memiliki solidaritas yang tinggi, di masa pandemi ini saja banyak yang membuka dan menyumbangkan donasi kepada yang membutuhkan. Jadi ayo kita sama-sama tingkatkan kesadaran masyarakat tentang keselamatan berlalu lintas,” pungkasnya