Istighosah Akbar, Risma Dengarkan Curhatan Warga

Istighosah Akbar, Risma Dengarkan Curhatan Warga
Tri Rismaharini bersama ibu-ibu pengajian Majelis Dzikir Riyadlul Jannah di Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (16/11/2015). foto: sandhi nurhartanto/enciety.co

Ribuan muslimah yang tergabung dalam Majelis Dzikir Riyadlul Jannah Kecamatan Pakal berbondong-bondong mendatangi Gelora Bung Tomo (GBT) untuk melakukan Istighosah Akbar, Minggu (16/11/2015). Istimewanya, mereka mengundang calon Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) untuk ikut bersama-sama berdzikir dan berdoa agar Surabaya lebih sejahtera.

Istighosah akbar ini sendiri dipimpin oleh KH Luqmanul Karim dari Pondok Pesantren Bahrul Magfiroh Malang. Ketua Riyadlul Jannah Hj Chusniah Mahfud yang didampingi Hj Lilik Fadhilah memberikan pujian kepada mantan Wali Kota Surabaya periode 2010-2015 tersebut.

“Ibu Risma adalah sosok yang mampu mengayomi lapisan masyarakat. Tidak hanya itu, perjuangannya mampu membangkitkan semangat ibu-ibu untuk membangun Kota Pahlawan ini,” kata Hj Chusniah Mahfud.

Di dalam acara dzikir akbar ini, warga masyarakat berkesempatan menyampaikan uneg-uneg-nya kepada Tri Rismaharini secara langsung.

Istighosah Akbar, Risma Dengarkan Curhatan Warga
Ibu-ibu pengajian Majelis Dzikir Riyadlul Jannah memadati Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (16/11/2015). foto: sandhi nurhartanto/enciety.co

Seperti yang diungkapkan Yatimun, salah seorang warga Pakal yang meminta agar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang berada di kawasan Benowo agar tidak ada lagi masalah. Seperti banjir yang menggenangi kawasan itu dan meminta akses jalan menuju TPA diperlebar agar truk sampah yang melintas dapat segera sampai tanpa terkendala macet. “Jangan sampai permasalahan TPA Surabaya seperti Bantargebang Jakarta,” kata Yatimun.

Risma sendiri yang mendengar curhatan warga langsung merespons dengan mengatakan bila dirinya saat memimpin Surabaya sebelum jabatannya berakhir telah banyak melakukan hal membangun wilayah bagian barat.

Mulai dari penanggulanngan banjir, dirinya telah perintahkan untuk membuat tanggul di area Pakal agar banjir yang datang dapat langsung ditanggulangi agar debitnya dapat langsung berkurang.

Selain itu, akses Surabaya Barat juga diperlebar dengan dimulainya pembangunan Jalur Lingkar Luar Barat (JLLB). “Bila JLLB selesai semua permasalahan jalan di barat akan selesai. Warga sini akan mudah ke luar kota karena direncanakan Surabaya semuanya akan menyambung,” kata Risma.

Wali Kota yang kerap menerima penghargaan nasional maupun internasional tersebut berjanji untuk lebih sering turun menemui warga. Dan untuk Surabaya Barat sendiri, bila terpilih kembali, maka Risma akan berkonsentrasi membangun wilayah yang berbatasan dengan Kabupaten Gresik tersebut untuk menjadikannya sebagai kawasan olahraga dan pendidikan.

“Mulai sirkuit untuk race akan dibangun disini bersebelahan dengan GBT. Dan pendidikan sekarang tidak akan terpaku di tengah kota tapi juga akan diarahkan ke Barat,” papar dia. (wh)