Perusahaan Iran Bangun Kilang Minyak di Indonesia

Perusahaan Iran Bangun Kilang Minyak di Indonesia

Perusahaan  Minyak asal Iran Nakhle Barani Pardis Company akan membangun kilang minyak di  Indonesia. Perusahaan asal negeri para mullah ini menggandengn perusahaan lokal, PT Krasindo Resources Indonesia untuk mewujudkan proyek tersebut.

Pembangunan kilang minyak ini bagian dari Memorandum of Understanding (MoU)  yang ditandatangani dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) di Jakarta, Selasa (11/2/2014).  “Tadi yang ditandatangani upaya untuk bisa membangun kilang minyak di Indonesia,” kata Ketua Umum Kadin Suryo Bambang Sulisto.

Ditekennya nota kesepahaman ini, dia berharap dapat mendukung perluasan investasi yang pada akhirnya dapat meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi kedua negara.  “Ini itikad untuk membantu membangun. Kami mendukungnya,” pungkas dia.

Ketua Kadin Komite tetap Iran Rudy Radjab menjelaskan, investasi dua perusahaan itu akan fokus pada penyediaan minyak mentah (crude oil) jenis ekstra berat sekitar 20 ribu-30 ribu barel per hari (bph).   “Perjanjian ini mengikat stok dulu,” kata dia.

Kadin dan 50 pengusaha asal Iran melakukan pertemuan untuk membahas peluang bisnis setelah dicabutnya embargo ekonomi di negara tersebut.

Sebanyak 50 pengusaha Iran yang menghadiri pertemuan itu bergerak di bidang minyak dan gas, pengapalan (shipping), transportasi, karpet Persia, bahan kimia cair, (petrochemical), perbankan, produksi semen, penerbangan (aviation) dan pengemasan (packaging).

Selain itu, konstruksi dan material bangunan, peralatan rumah (home appliances), tur dan travel, farmasi (pharmaceutical), permodalan usaha (venture capital), jasa engineering, peralatan mobil (automotive parts) dan tekstil.

Sementara berdasarkan data Kementerian Perdagangan, total perdagangan Indonesia dengan Iran telah meningkat hampir lima kali dalam dekade terakhir, yakni mencapai USD1,26 miliar pada 2012. (ram)