Investor Milenial Jatim Tumbuh 71,35 Persen

Investor Milenial Jatim Tumbuh 71,35 Persen

Dewi Sriana bersama Kresnayana Yahya. foto: arya wiraraja/enciety.co

Dari target 75 perusahaan, sampai 6 November 2019, sudah ada 42 perusahaan melakukan Initial Public Offering (IPO) atau go public.

“Namun, saat ini sudah ada 34 perusahaan sedang menunggu antrean mekanisme dan proses untuk bisa IPO,” kata Kepala Bursa Efek Indonesia (BEI) Kantor Perwakilan Surabaya Dewi Sriana, dalam acara Perspective Dialogue Radio Suara Surabaya, Jumat, (8/11/2019). Acara ini dipandu Chairperson Enciety Business Consult Kresnayana Yahya.

Menurut Dewi, dari 42 perusahaan yang telah IPO, ada tiga perusahaan yang bergerak asal dari Jawa Timur. Yaitu, PT Indonesia Tobacco, PT Darmi Bersaudara dan PT Optima Prima Metal Sinergi.

“Kami berharap, di akhir tahun 2019 ini, dari Kota Surabaya ada satu perusahaan lagi yang IPO,” ujar dia.

Dia menambahkan, dari 42 perusahaan yang telah IPO, paling banyak adalah perusahaan yang bergerak dalam sektor trade, services, dan investment. Untuk peningkatan harga saham, saat ini telah mencapai 2 ribu lebih, namun memang ada beberapa yang negatif.

Menurut Dewi, dari 42 perusahaan IPO tersebut yang mengalami kenaikan ada sekitar 71,5 persen. “Artinya, masyarakat dapat memanfaatkan bursa sebagai sarana investasi, karena sampai saat ini angka inflasi kita masih diangka 5 persen,” tutur dia.

Sampai saat ini investor milenial yang berusia 18-25 tahun menjadi investor yang paling pesat pertumbuhannya. Di Jawa Timur sendiri, angka pertumbuhannya bisa mencapai 71,35 persen.

“Per Bulan Oktober 2019, ada 134 ribu total investor di Jawa Timur. Mudah-mudahan, sampai akhir tahun angka ini terus bertambah,” papar Dewi. (wh)

Berikan komentar disini