Investasi Rp 600 M, Intiland Bangun Praxis

Investasi Rp 600 M, Intiland Bangun Praxis

 

PT Intiland Development Tbk kembali menunjukkan komitmennya untuk memulai pembangunan superblok Praxis di pusat Surabaya. Hal ini ditandai dengan ground breaking yang telah dilakukan, Kamis (20/3/2014). Akhir 2016 nanti, pembangunan superblok yang menelan dana Rp 600 miliar itu akan selesai dan siap dioperasikan.

Sinarto Dharmawan, Wakil Presiden Direktur dan Chief Operating Officer (COO) Intiland Development, mengatakan sekarang waktu yang tepat untuk memulai pembangunan Praxis. Sebab, trend pertumbuhan investasi di kota Surabaya terus meningkat. Sehingga, diharapkan bisa memacu pertumbuhan ekonomi.

“Pembangunan Praxis merupakan wujud komitmen kami untuk memberikan produk properti terbaik sesuai dengan kebutuhan masyarakat Surabaya,” katanya setelah ground breaking Praxis, kemarin.

Praxis akan dibangun di atas lahan seluas 1,5 hektare di lokasi strategis di kawasan Jl Panglima Sudirman-Jl Sono Kembang Surabaya. Kawasan ini bakal menjadi satu kompleks dengan Intiland Tower yang sudah lebih dulu ada.

Dikatakan Sinarto, konsep pembangunan terbaik di pusat kota sekarang adalah mixed use. Sebab selain keterbatasan tanah yang tersedia, juga untuk meningkatkan efisiensi. Dengan konsep mixed use, maka semua kebutuhan akan properti sudah terpenuhi.

Mixed use merupakan solusi yang terbaik saat ini. Sebab, semua yang dibutuhkan masyarakat sudah terpenuhi di sini. Mulai dari tempat kerja, hunian, tempat makanan, hiburan, dan life style, semua tersedia lengkap,” katanya.

Harto Laksono, Direktur Marketing Intiland Development menambahkan, pembangunan superblok Praxis dilakukan serentak. Meliputi apartemen, hotel, dan perkantoran dibangun bersamaan. Diharapkan pada akhir 2016 nanti, semua unit akan rampung dan bisa langsung dioperasionalkan. Bahkan untuk apartemen, respons pasar sangat bagus.

“Dari total 316 unit (apartemen), sudah terjual 67 persen. Pasar apartemen sekarang memang sedang bagus,” kata Harto Laksono.

Dikatakan, apartemen Praxis dikembangkan dalam tiga tipe. Yakni 1-3 bedroom dengan harga Rp 1,1 miliar hingga Rp 4,5 miliar. Harga tersebut sudah naik sekitar 40 persen dari awal dipasarkan pada Mei 2013 lalu. Dia memastikan pasca-ground breaking, harganya akan naik lagi.

“Untuk perkantoran, peminatnya juga tinggi. Sekarang sudah terjual 60 persen dari tiga lantai yang kami tawarkan dengan harga Rp 32 juta per meter persegi,” ungkap Harto.(wh)