Investasi di Surabaya Tercatat Rp 31,89 Triliun

Investasi di Surabaya Tercatat Rp 31,89 Triliun

Badan Koordinasi Pelayanan Penanaman Modal (BKPPM) Kota Surabaya mencatat kinerja investasi Kota Surabaya pada triwulan III tahun 2016 mencapai Rp 31,89 Triliun. Hal tersebut disampaikan oleh Eko Agus Supriyadi, Kepala Badan Koordinasi Pelayanan Penanaman Modal (BKPPM) Kota Surabaya, ketika ditemui di Kantornya Eks Gedung Siola, Jalan Tunjungan Surabaya, Senin (7/11/2016).

Kata dia, dari Rp 31,89 Triliun tersebut dengan rincian Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp 321,16 milyar, Penanaman Modal Asing (PMA) yang besarnya mencapai Rp 1,68 triliun dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Non Fasilitas yang angkanya mencapai Rp 30,37 triliun.

“Jumlah ini sangat melampaui dari total keseluruhan nilai investasi sepanjang tahun 2015 lalu yang jumlahnya hanya mencapai Rp 31,23 triliun,” ujar dia.

Ia menambahkan, secara detail pada tahun 2015 nilai investasi yang masuk ke Kota Surabaya untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) mencapai Rp 828,4 milyar dengan total 8 proyek. Untuk Penanaman Modal Asing (PMA) jumlahnya hanya mencapai Rp 198,1 milyar. “Sedangkan untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Non Fasilitas angkanya mencapai Rp 30,21 triliun,” ulas dia.

Eko Agus kembali menjelaskan, tingginya angka Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Non Fasilitas dalam kurun beberapa tahun ini menjadi pemandu bagi kita, jika saat ini perkembangan investasi yang ada di Kota Surabaya sangat dipengaruhi oleh tingginya angka pelaku usaha kecil menengah (UKM).

“Kedepan, selain lebih meningkatkan angka Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) Non Fasilitas kami juga bakal meningkatkan  Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA),” tandas dia. (ram)