Investasi Dagang dan Jasa Surabaya Naik 20 Persen

Berbagai prestasi yang diraih dari skala nasional hingga internasional, membuat Surabaya menjadi incaran investor. Tak salah bila, kurun waktu terakhir, investasi di Surabaya terus tumbuh. Yang mutakhir, tahun ini, investasi di sektor perdagangan dan jasa di Kota Surabaya naik 20 persen dibandingkan tahun lalu.

Kadis Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Surabaya Eri Cahyadi mengungkapkan hal itu, Senin (25/11/2013). “Peningkatan itu terjadi karena mudahnya pengurusan izin untuk investor yang akan berinvestasi di Surabaya. Untuk mendukung investor masuk, pemkot mempermudah semua izin, asal investor mengurus langsung dan tidak lewat orang lain,” terangnya.

Eri mengungkapkan, dari proses perizinan untuk bangunan yang akan digunakan jadi kegiatan usaha, seperti hotel, rumah makan dan mall, di Surabaya jumlahnya meningkat dibanding tahun lalu. Kalau tahun lalu hanya lima investor, sekarang sudah mencapai tujuh investor yang sedang diproses perizinannya.

“Sampai tahun ini sudah ada enam perizinan yang dikeluarkan DCKTR Surabaya, untuk bangunan hotel, restoran dan mal di Surabaya,” tandas Eri.

Menurut Eri, pemkot memang memberi kemudahan perizinan karena kegiatan perdagangan dan jasa di Surabaya terus meningkat setiap tahun. “Di Surabaya sekarang ini, kalau sudah akhir pekan, pasti semua hotel penuh dan sudah sulit dicari,” beber Eri.

Ia juga minta pada semua investor agar tidak ragu dan khawatir, kalau mau mengurus izin investasi ke Pemkot Surabaya.

“Kita pasti akan membantu, kalau perlu diskusi kita juga siap untuk melayani, sehingga mereka paham dengan semua syarat dan kelengkapan administrasi yang diperlukan, sebelum berinvestasi di Surabaya,” tutur Eri. (wh)