Ini Tips Bangun Taman Kota ala Risma

 

Ini Tips Bangun Taman Kota ala Risma

Berbagai penghargaan dan prestasi Surabaya ternyata mengundang rasa penasaran banyak kalangan.  Salah satunya rombongan dari dua kota di Malaysia, Batu Pahat dan Johor Bahru.

Selasa (20/5/2014) perwakilan dua kota tersebut datang ke Surabaya karena ingin belajar mengenai pengelolaan lingkungan. Taman-taman kota diakui tamu Negeri Jiran itu memancing decak kagum mereka.

Salah satu delegasi lantas menanyakan tips singkat bagaimana Pemerintah Kota Surabaya mendorong kesadaran lingkungan warga. Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyatakan, resepnya adalah memposisikan diri sebagai pelayan warga. “Saya tidak merasa sebagai penguasa, tapi pelayan warga,” ujarnya, Selasa (20/5/2014).

Perempuan nomor satu di Kota Pahlawan itu menjelaskan, ia menggunakan sentuhan personal dengan memberikan teladan langsung. Ketika ia blusukan di kampung-kampung Surabaya dan menjumpai lingkungannya kotor, ia langsung turun untuk membersihkannya sendiri. “Lama kelamaan mereka malu dan sungkan. Besoknya saya lewat lagi, sudah bersih,” kisahnya.

Maka, Risma mengaku, selalu menyelipkan permintaan bagi warganya dalam setiap doa. “Setelah sholat, saya mohon ampun. Mendoakan orangtua, kemudian berdoa supaya warga Surabaya secepatnya sejahtera,” ungkapnya.

Delegasi lain dari Johor Bahru tak kalah antusias bertanya. Perempuan berkerudung itu meminta penjelasan Risma soal peraturan yang bisa membuat warga Surabaya disiplin menjaga lingkungan. Alumnus Arsitektur ITS itu mengungkapkan, setiap pelanggaran kecil pasti bakal ditindak.

“Kami kan tidak bisa mengawasi penuh selama 24 jam. Memotong pohon itu diatur peraturan daerah. Tiap Rabu kami ada sidang khusus pelanggaran untuk kasus membuang sampah sembarangan, memotong pohon, dan lain-lain. Yang penting adalah sadarkan mereka bahwa ini (menjaga keindahan dan kebersihan lingkungan, Red) adalah kebutuhan bersama,” pungkasnya. (wh)