Ini Tempat-Tempat di Surabaya yang Wajib Tutup Selama Ramadan

Ini Tempat-Tempat di Surabaya yang Wajib Tutup Selama Ramadan
Elemen di Surabaya berjabat tangan menandai kesepakatan peraturan saat bulan Ramadan di Graha Sawunggaling, Selasa (9/6/2015) malam.

Pemerintah Kota Surabaya sepakat mengeluarkan peraturan penutupan panti pijat selama satu bulan penuh saat bulan Ramadan nanti.  Selain panti pijat, sejumlah jenis usaha lainnya seperti diskotik, kelab malam, karaoke dewasa, karaoke keluarga, spa, dan pub juga dilarang beroperasi selama bulan Ramadan.

“Pelanggaran atas ketentuan tersebut akan dikenakan sanksi mulai dari teguran, penyegelan atau penutupan tempat usaha, sampai dengan denda administratif paling banyak 50 juta rupiah. Selain itu, bagi pelaku usaha yang sudah dicantumkan tetap melanggar juga dapat dikenakan hukuman pidana selama tiga bulan masa kurungan penjara,” kata Soemarno Kepala Bakesbangpol Linmas Kota Surabaya di Graha Sawunggaling Surabaya, Selasa (9/6/2015) malam.

Selain tempat-tempat yang sudah disebutkan di atas, Soemarno juga menyebutkan beberapa jenis usaha lain yang dilarang beroperasi saat bulan Ramadan. Diantaranya, rumah biliar dan gedung bioskop.

“Untuk rumah biliar ada pengecualian jika tempat tersebut digunakan sebagai tempat latihan olahraga yang sudah mendapat izin dari KONI atau POBSI. Lalu untuk gedung bioskop dilarang memutar film mulai pukul 17.30 sampai dengan 20.00 selama bulan Ramadan,” ujarnya.

Peraturan bersama ini disepakati oleh segenap elemen yang ada di Kota Surabaya. Di antaranya adalah wali kota Surabaya, DPRD Kota Surabaya, KAS Gartap III Surabaya, Lantamal V Surabaya, Korem 084 Surabaya Bhaskara Surabaya, TNI AU Surabaya, Kapolres Kota Surabaya, Polres Pelabuhan Kota Surabaya, Pengadilan Negeri Surabaya, Kejaksaan Negeri Surabaya, Kementrian Agaman Kota Surabaya, MUI Surabaya, Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Surabaya, Komite Nasional Pemuda Indonesia, dan Himpunan Pengusaha Rekreasi Kota Surabaya. (ss/wh)