Ini Target yang Ingin Diraih ITS pada 2020

Ini Target yang Ingin Diraih ITS pada 2020

foto: humas its surabaya

Tahun 2020 menjadi momentum baru bagi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) untuk meningkatkan kualitas kampus di kancah nasional maupun internasional. Pempersiapkan langkah strategis periode 2019 – 2024  disampaikan Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng di hadapan ribuan sivitas akademika ITS dalam acara Pidato Awal Tahun Rektor ITS di Graha Sepuluh Nopember ITS, Jumat (10/1/2020).

Ashari mengungkapkan, ITS telah mengalami kemajuan yang begitu pesat saat ini. Hal ini dibuktikan dengan naiknya peringkat ITS dalam beberapa publikasi pemeringkatan nasional maupun internasional. Salah satunya pada Quacquarelli Symonds (QS) World University Rankings, di mana pada tahun 2019 ITS berada di peringkat 229 region Asia Pasifik. “Pada tahun 2020 ini, ITS menembus peringkat 198,” jelas Ashari.

Sama halnya di kancah internasional, ITS pada tahun lalu juga mendapatkan penghargaan sebagai Terbaik Pertama Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH) dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Ashari juga menambahkan bahwa ITS berada di peringkat 4 dalam Klasterisasi Perguruan Tinggi Non-Vokasi 2019. “Dari lima peringkat tertinggi tersebut, ITS merupakan perguruan tinggi yang termuda,” ucapnya.

Menurut diq, ITS memiliki tantangan menghadapi kemajuan teknologi yang sangat cepat. Tantangan ini adalah disrupsi robot dan Artificial Intelligence (AI) di dunia kerja yang diperkirakan akan terjadi pada tahun 2030 mendatang. Hal tersebut menyebabkan enam juta jenis pekerjaan berpotensi hilang.

“Menurut Bank Dunia, dua per tiga pekerjaan di negara berkembang akan digantikan oleh robot pintar,” imbuh guru besar Teknik Elektro ini.

Oleh karena itu, lanjutnya, ITS memiliki beberapa inovasi strategis dalam periode 2019 – 2024 untuk menghadapi kemajuan teknologi di masa yang akan datang. Inovasi yang pertama adalah penguatan internal ITS dalam berbagai aspek. Aspek yang menjadi fokus utama adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia dan membangun ekosistem pendidikan masa depan.

Hal ini selaras dengan pemaparan Wakil Rektor I ITS Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Prof Dr Ir Adi Soeprijanto MT bahwa ITS akan menyiapkan kurikulum digital yang akan melengkapi kurikulum saat ini. Selain itu, ITS juga mulai menerapkan kurikulum internasional dengan dibukanya kelas International Undergraduate Program (IUP) di beberapa departemen mulai tahun 2019 lalu.

“Tentunya selain pendidikan formal, kami juga akan menjadikan lulusan ITS memilki karakter yang baik dan berwawasan kebangsaan,” tegas dosen Teknik Elektro ini.

Selain meningkatkan dan memperbaiki kurikulum pembelajaran bagi mahasiswa, ITS juga turut membenahi organisasi. Hal ini disampaikan oleh Wakil Rektor II Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Sarana Prasarana ITS Ir Mas Agus Mardyanto ME PhD berupa pengubahan dua direktorat di bawah naungan Wakil Rektor II menjadi satu direktorat. “Hal ini bertujuan untuk efisiensi dalam sistem birokrasi,” jelas dosen Teknik Lingkungan yang merupakan alumni Teknik Sipil ITS ini.

Inovasi yang kedua adalah ITS akan memberikan kontribusi skala nasional untuk mewujudkan sumber daya manusia unggul yang berperan di lingkungan masyarakat. Dalam hal ini, Wakil Rektor III ITS Bidang Sumber Daya Manusia, Organisasi, dan Teknologi dan Sistem Informasi Dr Eng Ir Ahmad Rusdiansyah M Eng menuturkan, pada tahun 2020 akan dilakukan pengembangan kapabilitas dosen untuk melanjutkan studi doktor di luar negeri.

Selain melakukan pengembangan sumber daya manusia, ITS juga menghasilkan inovasi dan riset yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Wakil Rektor IV Bidang Inovasi, Kerja Sama, Kealumnian, dan Hubungan Internasional ITS Bambang Pramujati ST MScEng PhD menguraikan, ITS memiliki beberapa pusat penelitian yang salah satunya adalah Science Techno Park (STP). Pusat penelitian ini difokuskan terhadap empat bidang. “Bidang tersebut adalah robotika, otomotif, maritim, dan desain kreatif,” tutur dosen Teknik Mesin kelahiran tahun 1969 ini.

Di akhir pidatonya, Ashari mengharapkan ITS dapat menghasilkan inovasi-inovasi yang dapat menyelesaikan permasalahan yang ada di Indonesia. “Oleh karena itu, mari kita kembangkan ITS untuk lebih maju dan berprestasi dengan semangat baru di tahun 2020 ini,” pungkasnya. (wh)