Ini Tantangan Yang Dihadapi Satgas Waspada Investasi

Ini Tantangan Yang Dihadapi Satgas Waspada Investasi

Acara Edukasi Wartawan Sikapi Uang Dengan Bijak dengan tajuk Cangkrukan Media dan OJK KR 4 yang diadakan di Hotel Royal Sinyiur, Prigen Pasuruan, Kamis (1/9/2016). foto: arya wiraraja/enciety.co

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama dengan Kementerian Perdagangan, Kementerian Kominfo, Kemeterian Koperasi dan UKM, Kejaksaan, Kepolisian RI, dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), sepakat memperkuat kerjasama dalam Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi (Satgas Waspada Investasi). Hal ini untuk mencegah dan menangani maraknya tawaran dan praktik investasi bodong atau ilegal.

“Kebanyak hadiran investasi bodong (ilegal) mulai marak di kota besar bahkan, kegiatan ini sudah masuk pelosok. Meraka banyak menawarkan keuntungan cukup tinggi dan cukup menggiuarkan. Kehadiran Satgas Waspada Investasi untuk  melindungi masyarakat dengan tindakan kriminal tersebut,” terang Wahid Hakim Siregar, Direktorat Kebijakan dan Dukungan Departemen Penyidikan OJK saat menjadi pembicara acara Edukasi Wartawan Sikapi Uang Dengan Bijak dengan tajuk Cangkrukan Media dan OJK KR 4 yang diadakan di Hotel Royal Sinyiur, Prigen Pasuruan, Kamis (1/9/2016).

Hakim mengakui, terbentuknya Satgas Waspada Investasi masih mengalami kesulitan untuk mendekteksi para pelaku invesatsi bodong tersebut dikarenakan, masyarakat yang menjadi korban nggan melapor pada pihak OJK. Akibatnya, kinerja Satgas Waspada Investasi masih kurang maksimal.

“Kebanyakan para korban investasi bodong ini  nggan melapor pada OJK sehingga kami kesulitan untuk menindak pelakunya. Walaupun demikian, Satgas Waspada Investasi mampu menyelesaikan beberapa kasus yang ditangani maupun menindak para pelaku kejahatan invetasi bodong ini,” ungkapnya. (wh)