Ini Sembilan Nama Kandidat Presiden FIFA

FIFA Perintahkan Offisialnya Kembalikan Jam Mewah dari CBF

Selasa (27/10/2015) pagi ini pukul 06.00 WIB, FIFA menutup proses pendaftaran kandidat yang akan mengajukan diri atau maju dalam pemilihan Presiden yang baru menggantikan Sepp Blatter. Pemilihan tersebut akan digelar dalam Kongres Luar Biasa FIFA yang dijadwalkan berlangsung di Zurich, 26 Februari 2016 mendatang.

Sejauh ini, FIFA sendiri belum merilis secara resmi daftar kandidat presiden. Yang pasti, setiap kandidat harus menyertakan proposal dan konsepnya yang disertai surat resmi dukungan dari minimal lima (5) asosiasi sepakbola. Berikut 9 nama yang sampai saat ini diklaim telah menyodorkan dokumen resmi pencalonannya sebagai Presiden FIFA.

1. Gianni Infantino
Sekretaris Jenderal UEFA sejak 2009 ini merupakan sosok yang paling akhir mendaftarkan diri dalam pemilihan Presiden FIFA. Pengacara dan Sekretaris Jenderal CIES di Universitas Neuchatel berusia 45 tahun ini telah bekerja di badan otoritas sepakbola tertinggi di Eropa sejak 2000.

2. Tokyo Sexwale
Taipan tambang asal Afrika Selatan ini menjadi kandidat tertua, 62 tahun. Sempat dipenjara selama 13 tahun di Kepulauan Robben karena sikapnya yang anti-apartheid bersama-sama Nelson Mandela, Sexwale pernah menjadi Minister of Human Settlements Afrika Selatan dari 2009 sampai 2013, dan anggota Satuan Tugas Anti-diskriminasi FIFA.

3. Pangeran Ali bin Hussein
Kebalikan dari Sexwale, putra ketiga dari Raja Hussein ini merupakan kandidat presiden yang termuda, baru berusia 39 tahun. Presiden Asosiasi Sepakbola Jordania ini menjadi satu-satunya penantang Blatter pada pemilihan presiden akhir Mei lalu. Namun, setelah kalah telak dari Blatter, 73 berbanding 133 suara di putaran pertama, Pangeran Ali akhirnya mengundurkan diri di putaran kedua.

4. Musa Bility
Presiden Asosiasi Sepakbola Liberia (LFA) berusia 48 tahun ini muncul sebagai kandidat kejutan menyusul kiprahnya yang terbilang baru dalam persepakbolaan internasional. Mengaku mendapat dukungan lebih dari 25 dari 54 negara anggota Konfederasi Sepakbola Afrika (CAF).

5. David Nakhid
Mantan gelandang Timnas Trinidad dan Tobago berusia 51 tahun yang kini mengelola Sekolah Sepakbola Internasional Di Trinidad. Sepanjang kariernya sebagai pemain, Nakhid tercatat tampil dalam 53 pertandingan di level internasional dan mencetak 8 gol.

6. Michel Platini
Inilah sosok kandidat presiden yang paling berpengalaman. Mantan bintang Juventus berusia 60 tahun ini yang menjabat sebagai Presiden UEFA dan Wakil Presiden FIFA. Sejauh ini, belum dapat dipastikan apakah Platini yang telah mendaftarkan diri dapat maju dalam proses pemilihan mengingat dirinya tengah menjalani skorsing 90 hari yang dijatuhkan Komite Etik FIFA menyusul kasus dana yang diterimanya dari Blatter.

7. Jerome Champagne
Mantan diplomat berusia 57 tahun berkebangsaan Prancis ini telah bekerja sebagai eksekutif di FIFA selama 11 tahun. Terakhir, jabatan yang diemban Champagne adalah konsultan Blatter selama tiga tahun, 2007-2010.

8. Sheikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa
Presiden Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) dan Wakil Presiden FIFA berusia 49 tahun ini dinilai sebagai kandidat terkuat untuk menggantikan Blatter. Namun, pencalonan Sheikh Salman diklaim mendapat tentangan dari pegiat hak-hak asasi manusia di Bahrain.

9. Segun Odegbami
Mantan kapten Nigeria di Olimpiade 1980 dan Piala Afrika 1980 berusia 63 tahun ini mengklaim dirinya merupakan sosok yang bersih dan siap mengembalikan reputasi FIFA menyusul munculnya sejumlah skandal korupsi. (bbc)