Ini Reformasi yang Bakal Dilakukan Rektor Baru Unair

Ini Reformasi yang Bakal Dilakukan Rektor Baru Unair
foto: arya wiraraja/enciety.co

Universitas Airlangga (Unair) akan menetetapkan komposisi Wakil Rektor pada awal Agustus 2015. Rektor Unair Prof Dr Moh Nasih SE MT.Ak  mengatakan, saat ini pihaknya masih merumuskan komposisi wakil rektor yang akan membantunya selama lima tahun masa baktinya menjadi rektor.

“Seperti yang diamanahkan oleh majelis wali amanah (MWA), Prof dr Djoko Santoso PhD Sp.PD  dan Dr Hj Umi Athiyah Apt, masing masing akan masuk dalam komposisi Wakil Rektor Unair 2015 – 2020,” ungkap Nasih.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, saat ini pihaknya masih mempertimbangkan penambahan komposisi wakil rektor (Warek) menjadi empat orang. “Saat ini kami rasa Unair membutuhkan Warek yang membidangi kerjasama antar lembaga yang sifatnya bisnis,” jelasnya.

Ia mengatakan restrukturisasi jabatan ini dimaksudkan untuk memberikan fungsi yang jelas kepada para Warek. “Tujuan Kita adalah memilah fungsi Warek yang konsen di bidang akademik dan di bidang bisnis antar lembaga,” ungkapnya pada enciety.co.

Selain  itu, Nasih juga merencanakan akan mengubah komposisi direktur, sebagai jabatan strategis di bawah Warek. “Jika dirasa penting, maka kita akan menambahkan komposisi dalam struktur jabatan yang baru, bebernya.

Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Pada Masyarakat (LPPM) Universitas Airlangga juga tidak luput dari bidikan restrukturisasi Nasih. “Kita Juga berencana akan memisah LPPM Unair menjadi dua, yang pertama adalah lembaga khusus untuk penelitian dan yang kedua lembaga khusus untuk menangani pengabdian terhadap masyarakat, tutur Nasih.

Dengan rencana restrukturisasi besar-besaran yang dilakukan nya ia berharap nantinya Unair tidak hanya menjadi Barometer ilmu pengetahuan dan penelitian di Indonesia Timur. “Saya sangat berharap, apa yang kita lakukan ini dapat mengangkat prestasi Unair di dunia Internasional,” pungkasnya. (wh)