Ini Reaksi SBY Dengar Jero Wacik jadi Tersangka KPK

 

Ini Reaksi SBY Dengar Jero Wacik jadi Tersangka KPK

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkejut saat mendengarkan pemberitaan media massa mengenai penetapan status tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Menteri ESDM Jero Wacik.

Saat ini, Presiden SBY didampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono berada di Singapura untuk kunjungan kenegaraan hingga Kamis (4/9/2014). “Presiden telah mendengar informasi melalui media tentang status tersangka Pak Jero Wacik, yang ditetapkan oleh KPK, hari ini (Rabu, 3 September 2014). Berita ini membuat Presiden terkejut,” kata Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha di Singapura, Rabu (3/9/2014).

Julian mengatakan, Presiden SBY belum mengetahui secara persis mengenai kasus yang menimpa salah satu menterinya itu,  hingga ditetapkan sebagai tersangka.“Karena pemberitahuan tertulis belum diterima, maka kami belum dapat memberikan pernyataan lebih jauh. Sekembali di Tanah Air, bilamana ada informasi lebih jauh, akan disampaikan,” kata Julian.

Hubungan Presiden SBY dengan Jero Wacik memang cukup dekat. Selain sebagai pembantu presiden di pemerintahan, di Partai Demokrat, Jero Wacik dipercaya menjadi  Sekretaris Majelis Tinggi  Partai, orang nomor dua setelah SBY.

KPK pada Rabu (3/9/2014) telah menetapkan Jero Wacik sebagai tersangka kasus penyalahgunaan kewenangan dan pemerasan terkait pengadaan kegiatan di Kementerian ESDM tahun 2011-2012. Wacik dijerat dengan Pasal 12 huruf e jo Pasal 23 Undang-Undang No.31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo Pasal 421 KUHP.

Menurut KPK,   dengan praktek tak terpuji ini, Jero Wacik mampu mengumpulkan dana sampai Rp 9,9 miliar. (bst/ram)