Ini Rahasia Van Gaal Memasang Tim Krul

 

Ini Rahasia Van Gaal Memasang Tim Krul

Tim Krul memang  tak  tampil penuh sepanjang laga  saat Belanda meladeni Kosta Rika.  Kiper Newcastle United ini baru masuk di menit ke-111. Meski begitu,  kehadirannya di lapangan mampu menujukkan kematangan.  Krul kemudian menjadi pahlawan dengan menepis tendangan Bryan Ruiz dan Michael Umana, dan Belanda pun maju ke semifinal. Hebatnya lagi, Krul selalu melompat ke arah yang tepat.

“Kami sudah memikirkannya. Tiap pemain punya keahlian dan kualitas tertentu. Kami merasa Tim akan lebih pas untuk adu penalti. Anda melihat Tim melompat ke pojok kanan dua kali. Kami sedikit bangga trik ini berhasil membawa kami melaju,” kata van Gaal, Minggu (6/7/2014).

Dia sudah mendiskusikannya dengan Krul yang punya jangkauan tangan lebih panjang, yang mana itu lebih menguntungkan di adu penalti.

“Kami tidak bilang apa-apa ke Jasper karena tak mau dia tahu sebelum pertandingan. Tapi seperti yang sudah saya jelaskan, tiap kiper punya kualitas spesifik. Tim punya jangkauan panjang dan rekor lebih bagus di penalti daripada Jasper. Itu berhasil, karena jika tidak maka itu salah saya,” kata pelatih yang akan menangani Manchester United mulai musim depan.

Krul sudah tahu kesempatan untuknya akan datang, kendati selama ini selalu cuma bisa menonton dari bangku cadangan. “Aku tak sadar itu sudah sangat dekat. Aku menghabiskan sepanjang laga di bangku cadangan. Kami punya kesempatan demi kesempatan tapi gagal memanfaatkannya. Lalu tiba-tiba kau masuk dan tak punya waktu berpikir, menepis dua penalti, dan sekarang kami ada di semifinal Piala Dunia,” ucap Krul.

Van Gaal juga memuji Cilessen. Tanpa penyelamatan Cilessen di tiga menit terakhir, Belanda tak akan sampai ke adu penalti.

“Sungguh menegangkan sekaligus menyenangkan. Mereka punya satu-satunya kesempatan emas pada menit 117. Andai Cilessen tak menggagalkan peluang Marco Urena, habislah kami,” puji van Gaal.

Di kubu seberang, pelatih Kosta Rika Jorge Luis Pinto mengaku ia terluka tapi bahagia. Ia senang timnya sudah bisa menunjukkan apa yang mereka bisa lakukan di Piala Dunia. Tak lupa ia juga memuji Navas sebagai kiper terbaik Piala Dunia.”Navas sudah jadi kiper terbaik di Piala Dunia ini,” ujar Pinto. (bst/ram)