Ini Penyebab Barcelona Keok di Tangan Madrid

Ini Penyebab Barcelona Keok di Tangan Madrid

Kubu Barcelona terlena dan serasa sudah menang saat tahu Real Madrid tak diperkuat megabintangnya, Cristiano Ronaldo. Rasa jumawa ini yang menjadi titik lemah klub Catalan tersebut sehingga akhirnya dipecundangi Real Madrid 1-2 pada final Copa del Rey yang digelar di Stadion Mestalla, Kamis (17/4/2014)

Sosok Ronaldo memang sangat ditakuti tim manapun. Kecepatan dribbling dan akurasi tendangan menjadi momok tim-tim La Liga. Sampai saat ini, Ronaldo telah menjadi mesin gol Real Madrid dengan mengemas 28 gol. Absennya Ronaldo ini sangat pas dengan situasi Barcelona yang keropos di belakang menyusul absennya beberapa bek tangguh. Seperti Gerarrd Pique dan Carlos Puyol.

Barcelona ternyata salah prediksi. Absennya CR7 justru menjadi kunci kemenangan El Real. Motivasi pemain justru terangkat. “Cedera Ronaldo adalah motivasi tambahan bagi kami,” kata Carlo Ancelotti.

“Semua pemain mengeluarkan semua kemampuannya malam ini. Kami bermain di level maksimal kami. Kami bermain baik untuk sebagian besar pertandingan. Saya pikir kami pantas untuk mendapatkan gelar juara,” ungkap Ancelotti.

Keberhasilan menjuarai Copa del Rey, memungkinkan Ancelotti membawa Madrid meraih treble winner pada musim ini. Los Merengues kini berada di posisi kedua klasemen La Liga dengan 79 poin dari 33 pertandingan, tertinggal tiga poin dari pimpinan Atletico Madrid. Selain itu Madrid akan menghadapi Bayern Muenchen pada semifinal Liga Champions.

“Hal yang normal jika trofi Copa del Rey memberikan kami lebih rasa percaya diri untuk menjalani bagian akhir dari musim ini,” ujar bekas pelatih Paris Saint-Germain itu. Trofi Copa del Rey musim ini adalah gelar pertama Ancelotti pada msusim pertamanya di Santiago Bernabeu. (ram)