Ini Dia Lima Arsitek Hewan yang Hebat

Bagi manusia, rumah adalah kebutuhan paling mendasar. Berbekal kemampuan otak yang luar biasa, manusia bertindak sebagai arsitek, merancang sebaik mungkin tempat tinggalnya. Tapi ternyata, manusia bukan satu-satunya makhluk yang memiliki kemampuan membangun rumah. Kerajaan binatang pun terdapat arsitek-arsitek yang berbakat.

Mulai dari bendungan hingga sarang yang berfungsi sebagai pelindung tubuh, Beragam prestasi hewan-hewan cerdik ini pasti akan membuat kita tercengang. Dan mungkin justru menginspirasi Anda. Berikut 5 arsitek tersebut, seperti yang ditulis National Geographic:

Ini Dia Lima Arsitek Hewan yang Hebat

Berang-Berang

Berang-berang barangkali adalah arsitek binatang yang paling terkenal. Alasannya, tukang bangunan produktif satu ini selalu sibuk menebang pohon dan mengumpulkan tongkat serta lumpur. Untuk apa tongkat-tongkat dan lumpur itu? Untuk membangun bendungan! Bendungan itu membentuk kolam yang memberinya perlindungan dari serangan predator dan akses terhadap makanan yang mudah selama musim dingin.

Menurut Departemen Perikanan dan Satwa Liar Washington, Amerika Serikat, keluarga Berang-Berang tinggal di ‘pondok-pondok’ dalam bendungan. Serta terus-menerus sibuk menambah dan memperbaiki struktur rumah kesayangannya.

Meskipun rata-rata bendungan berang-berang tingginya sekitar 6 kaki atau 1,8 meter dan lebar 5 kaki alias 1,5 meter, ukurannya bisa membesar. Tahun 2007, para ahli pernah melihat bendungan berang-berang terbesar lewat aplikasi Google Earth. Letaknya di Alberta, Kanada.

Bendungan raksasa itu berlokasi di tepi selatan Wood Buffalo National Park, membentang secara menakjubkan sepanjang 2.788 kaki atau 850 meter. Para ahli Biologi memperkirakan berang-berang memakan waktu 20 tahun untuk membangunnya.

Ini Dia Lima Arsitek Hewan yang Hebat

Rayap Katedral.

Wilayah Barat Daya Australia dihebohkan dengan struktur spektakuler rayap katedral. Rayap-rayap itu membangun gundukan menyerupai menara yang tingginya lebih dari 15 kaki atau 4,6 meter. Menara itu dibangun dari lumpur, kunyahan kayu, dan air liur serta kotoran rayap. Setiap gundukan rayap adalah seperti kota yang berdiri sendiri.

Sementara itu di bawah tanah, para pasukan koloni rayap dapat tersebar di beberapa hektar. Air dikumpulkan untuk kondensasi pada bagian interior yang dingin. Di sana beberapa rayap bahkan mempertahankan kebun jamurnya di bawah tanah, tempat mereka mengolah material tanaman dan digunakan untuk memberi makan para rayap penduduk kota metropolis yang ramai itu.

Ini Dia Lima Arsitek Hewan yang Hebat

Burung Kutilang

Jika Anda pernah di Afrika bagian selatan dan melihat sesuatu yang tampak seperti tumpukan jerami besar nyangkut di pohon atau tiang listrik, jangan kaget. Karena mudah saja, itu pasti ulah gerombolan burung-burung imut bernama burung kutilang! Burung yang suka menenun dan bersosialisasi itu sanggup membangun sarang terbesar yang pernah ada. Saking besarnya bak perumahan, sarang tersebut bisa muat sampai 400 penghuni. Bahkan, beberapa sarang awet dihuni selama lebih dari seratus tahun.

Menurut Kebun Binatang San Diego, sarang itu terdiri dari sekat-sekat pemisah, yang masing-masing ditempati oleh sepasang burung lalu berkembang biak burung. Burung kutilang menggunakan tongkat besar untuk membuat atap dan struktur dasar sarang dan rumput kering untuk membentuk ruang individual, yang dilapisi dengan serat dan rumput lembut.

Mereka bahkan memasang sistem keamanan; jerami yang tajam dan runcing, untuk melindungi terowongan pintu masuk dari predator.

Ruangan-ruangan di dalamnya dapat mempertahankan panas dan digunakan pada malam hari. Sementara kamar luar lebih dingin dan digunakan untuk bernaung di siang hari. Sarang kutilang begitu kokoh dan nyaman hingga burung lain bebas bergerak dan berbagi ruangan yang nyaman.

Ini Dia Lima Arsitek Hewan yang Hebat

Tawon Kertas

Tawon menemukan kertas jauh sebelum manusia pertama berpikir untuk menuangkan pikirannya di atas selembar papirus.

Ahli entomologi Texas dari A&M University mengatakan, tawon kertas mengumpulkan potongan-potongan kayu dan serat tanaman, lalu mengunyahnya menjadi bubur lembut. Mereka memilih situs sarang, seperti cabang pohon atau di balik rana jendela, kemudian meludahkan bubur kertas mereka untuk membangun sarang. Usai bubur kertas alias pulp itu mengering, kertas mengeras dan akhirnya tumbuh menjadi suatu rumah kompleks dan kedap air.

Sarang ini terdiri dari sel-sel heksagonal. tempat tawon-tawon yang muda akan berkembang. Banyak dari mereka juga memiliki semacam tutup amplop terbuat dari kertas, guna melindung mereka dari parasit. Sebagai koloni yang tumbuh dalam jumlah banyak, seiring tumbuhnya generasi pekerja baru, mereka membangun sel-sel baru yang diperlukan. Sarang tawon dewasa sendiri berisi hingga 200 sel.

Selama musim dingin, sarang tawon kertas bakal berantakan. Walhasil, mereka harus membangun sarang setiap musim semi. Ratu yang telah kawinkan menghabiskan bulan-bulan dingin untuk hibernasi dan terbangun setiap musim semi untuk menemukan tempat bersarang yang cocok. Serta, memulai proses konstruksi baru.

Ini Dia Lima Arsitek Hewan yang Hebat

Larva Ulat Air Berkantung

Caddisfly atau ulat air berkantung adalah makhluk kecil yang mirip serangga. Tetapi pada tahap larva, mereka membuktikan kehebatannya sebagai arsitek.

Menurut North Carolina State University, Larva ulat air berkantung adalah makhluk air. Beberapa dari mereka hidup dalam kotak pelindung yang mereka bangun dari sutra dan bahan apa pun yang mereka temukan tergeletak di sekitarnya. Biasanya kerikil, ranting, fragmen daun, dan puing-puing lainnya.

Larva ulat air berkantung akan mengais untuk memperoleh bahan bangunan apa pun yang tersedia di lingkungan mereka. Pada awal 1980-an, seniman Prancis, Hubert Duprat, memutuskan untuk memanfaatkan naluri arsitek larva ular air berkantung dalam membangun. Caranya ialah dengan menyediakan bahan berharga seperti serpihan emas, opal, mutiara, dan pirus. Hasilnya, larva-larva tersebut membuat sebuah bangunan mahakarya yang indah dan mahal. Sebuah karya seni arsitek alam.(wh)