Ini Daftar Miliarder Dunia yang Merangkak dari Bawah

george-soros

Ada sejumlah miliarder yang sukses bukan karena warisan, namun karena kerja keras. Kekayaan ini mereka peroleh melalui tekad, ketabahan, dan sedikit keberuntungan.  Seperti dilansir dari Business Insider, berikut daftar miliarder dunia  yang memulai usahanya dari titik terendah.

  1. Do Won Chang

Pendiri Forever 21 ini pernah bekerja sebagai petugas kebersihan, SPBU, dan bekerja warung kopi saat dia pertama kali pindah ke Amerika Serikat (AS). Dengan kekayaan bersih mencapai USD5 miliar pada September 2013, suami dari istri Jin Sook yang juga sebagai pendiri Forever 21 tidak selalu memiliki hal yang mudah.

Setelah pindah ke Amerika dari Korea pada 1981, Won harus bekerja tiga pekerjaan sekaligus untuk memenuhi kebutuhannya. Mereka membuka toko pakaian pertama mereka pada 1984. Forever 21 sekarang merambah ke internasional, sebanyak 480 toko meraup USD3 miliar pada penjualannya. Dia kini menikmati sebagai salah satu miliarder dunia.

  1. Ralph Lauren

Lauren pernah bekerja di Brooks Brothers. Lauren lulus SMA di Bronx, New York, tetapi kemudian putus kuliah untuk bergabung dengan Angkatan Darat. Saat ini, dia menjadi miliarder dunia dengan kekayaan bersih Lauren mencapai USD7,7 miliar pada September 2013.

  1. Francois Pinault

Pinault berhenti sekolah tinggi pada 1974 karena kondisinya yang amat miskin kala itu. Saat ini, kekayaan bersihnya mencapai USD15 miliar pada Maret 2013. Sebagai seorang pengusaha, Pinault dikenal karena predator, yang memiliki kemampuan membeli perusahaan-perusahaan kecil dengan harga murah ketika kondisi pasar jatuh.

  1. Leonardo Del Vecchio

Vecchio dibesarkan di panti asuhan dan kemudian bekerja di sebuah pabrik, di mana dia kehilangan jarinya. Dengan kekayaan bersih mencapai USD15,3 miliar pada Maret 2013, Del Vecchio merupakan salah satu dari lima anak yang akhirnya dikirim ke panti asuhan karena ibunya tidak bisa merawatnya.

Dia bekerja di pabrik pembuatan cetakan suku cadang mobil dan frame kacamata. Pada usia 23 tahun, Del Vecchio membuka toko cetakan sendiri, yang berkembang menjadi produsen terbesar di dunia dari kacamata hitam dengan merek seperti Ray-Ban dan Oakley.

  1. George Soros

Pebisnis legendaris ini memiliki kekayaan bersih mencapai USD20 miliar pada September 2013, pada saat remaja, Soros merupakan anak seorang karyawan dari Departemen Hungaria Pertanian. Agar tetap aman dari Nazi Hongaria, pada 1947 Soros dilarikan oleh keluarganya ke London.

Dia menempatkan dirinya melalui London School of Economics yang bekerja sebagai pelayan dan buruh kereta api. Setelah lulus, Soros bekerja di sebuah toko suvenir sebelum mendapatkan pekerjaan sebagai bankir di New York City. Kini, sosok Soros cukup disegani di deretan miliarder dunia.

  1. Li Ka-shing

Setelah ayahnya meninggal, Ka-shing harus berhenti sekolah untuk membantu untuk mendukung keluarganya. Ka-shing melarikan diri dari daratan China ke Hong Kong pada 1940-an, tetapi ayahnya meninggal saat dia berusia 15 tahun, meninggalkan Ka-shing menopang kehidupan keluarganya.

Pada 1950, dia mendirikan perusahaan sendiri yaitu Cheung Kong Industries, yang memproduksi plastik, tapi kemudian memperluas ke real estate. Namun, saat ini dia memiliki kekayaan bersih mencapai USD31 miliar pada Maret 2013,

  1. Harold Simmons

Simmons dibesarkan di sebuah gubuk tanpa listrik. Sebagai salah satu orang terkaya di dunia, dia berhasil diterima di University of Texas, di mana dia meraih sarjana dan master di bidang ekonomi.

Dia melanjutkan untuk menjadi ahli dalam pembelian perusahaan. Dengan kekayaan bersih mencapai USD40 miliar pada September 2013, Simmons meninggal dunia di usia 82 tahun.

  1. CEO Oracle Larry Ellison

Ellison putus kuliah setelah ibu angkatnya meninggal dan bekerja serabutan selama delapan tahun. Pria yang lahir di Brooklyn, New York, Ellison dibesarkan oleh bibi dan pamannya di Chicago.

Setelah bibinya meninggal, Ellison putus kuliah dan pindah ke California untuk bekerja serabutan selama delapan tahun ke depan. Dengan kekayaan bersih mencapai USD41 miliar pada September 2013, dia mendirikan perusahaan pengembangan perangkat lunak Oracle pada 1977, yang sekarang menjadi salah satu perusahaan teknologi terbesar di dunia. (oke)