Ini Curhatan Brendan Rodgers Pasca Didepak Liverpool

 

Liverpool Pecat Brendan Rodgers
foto:guim.co.uk

Brendan Rodgers akhirnya mengungkapkan isi hatinya setelah dipecat sebagai pelatih Liverpool. Pelatih asal Irlandia Utara itu mengaku benar-benar kecewa meninggalkan Anfield. Rodgers dipecat setelah Liverpoo ditahan imbang Everton 1-1, Sabtu (4/10). Prestasinya selama tiga tahun di Anfield juga menjadi dasar lainnya. Selama itu dia gagal mengantarkan klub meraih trofi. Pencapaian terbaiknya hanyalah menjadi runner up Premier League 2014, setelah terpaut satu poin dengan juara Manchester City.

Kekecewaan Brendan Rodgers terhadap pemecatannya diutaraan dalam pernyataannya lewat Asosiasi Manajer Liga. “Saya tentu saja sangat kecewa meninggalkan klub Liverpool. Menjadi kebanggaan dan keistimewaan bisa menangani salah satu klub terbesar selama tiga tahun,” ujarnya.

“Saya telah bekerja setiap hari untuk mewakili klub yang terbaik dari kemampuan saya, untuk mengembangkan pemain dan tim agar fan bisa bangga. Ada beberapa saat yang sangat mengesankan selama waktu saya di Liverpool. Saya ingin berterima kasih kepada semua pemain atas kerja keras dan komitmen mereka.,” tuturnya.

Dia menilai skuat saat ini merupakan salah satu dalam masa transisi. Brendan Rodgers berharap melihat mereka terus tumbuh dan berkembang selama beberapa minggu mendatang. “Liverpool memiliki warisan sepakbola megah dan saya menaruh rasa hormat dan kekaguman sejarah, tradisi dan nilai-nilai yang membuat kota dan klub begitu luar biasa. Saya ingin mengucapkan terima kasih semua orang yang berhubungan dengan klub; Fenway Sports Group, Direksi Liverpool, khususnya dalam Ian Ayre, staf pelatih saya, seluruh staf klub staf, relawan, staf dan Its Academy dan tentu saja fans Liverpool yang luar biasa,” paparnya. (bst)