Ini Cara Mudah Dapat Uang dari Android

Ini Cara Mudah Dapat Uang dari Android
Chairperson Enciety Business Consult Kresnayana Yahya bersama Yansen Kampto dari Kibar, dan CEO Tokopedia William Tanuwijaya di acara Kupas Bisnis Spazio, Kamis (27/11/2014).

Tidak sekadar sebagai perangkat mobile, Android telah tumbuh dengan pesat membentuk diri sebagai smartphone yang dapat mempermudah aktivitas hidup manusia. Berangkat dari situ, ternyata banyak peluang yang bisa dimanfaatkan dari kecanggihan Android menguasai pasar, salah satunya peluang bisnis.

Tapi bagaimana caranya? Dengan sedikit memanfaatkan kreativitas, membaca peluang pasar, dan melihat potensi teknologi yang bisa dikembangkan saat ini, ternyata siapa pun bisa terjun ke bisnis di pasar Android. Satu di antaranya seperti yang dilakukan Nurhadi. Berkat kemahirannya membaca peluang pasar Android saat ini dia mempunyai perusahaan yang diberi nama Pandawa Multitech.

Dalam perusahaan yang ia rintis tersebut, ia berhasil menciptakan berbagai aplikasi khusus Android. Satu di antaranya Catviz Messenger, GPS, dan berbagai aplikasi lainnya. “Awalnya dari hobi untuk melakukan koding itu ternyata nggak sulit,” cetusnya saat berbagi cerita di Kupas Bisnis Lantai 1 Spazio, Kamis (27/11/2014).

Menurut Nurhadi, pangsa Android di dunia sangat besar. Terlebih Android telah berhasil mengalahkan Apple dan Blackberry ini yang menurutnya harus dimanfaatkan.

“Salah satu caranya dengan membuat aplikasi seperti yang saya lakukan. Jangan khawatir, kalian tidak harus bisa bahasa pemograman atau pengkodingan. Kalian cukup meng-create ide saja dan bisa membayar pemogram,” katanya.

Terlebih saat ini, menurut Nurhadi, Android telah membentuk dirinya dengan berbagai layanan tidak hanya di smartphone. Sekarang jam tangan, mesin cuci, kamera, note, hingga oven pun telah memiliki layanan Android.

“Sekarang Android kan canggih. Ada di mesin cuci sendiri dan bisa up date status sendirii, lagi nyuci baju yang luntur, nih,” ujarnya.

Sementara itu, Chairperson Enciety Bussines Consult, Kresnayana Yahya melihat bahwa potensi pasar Android ini telah membuka peluang kreativitas yang sangat besar. Menurutnya ke depan, untuk menciptakan sesuatu akan lebih mudah lantaran hanya menyiapkan ide saja.

“Suatu hari nanti, anda hanya perlu menyiapkan ide dan akan ada orang yang investasi ide ada. Sekarang kita lihat mobile computing? Apa ini? Nanti kita datang ke mal barang-barang itu akan bicara sendiri dan memberikan data untuk kita. Smartphone kita akan membantu kita untuk mencari barang apa yang kita cari,” prediksinya.

Ledakan ini, menurut Kresnayana, akan terjadi karena data sekarang itu tidak mati lagi tapi sudah bergerak. Artinya, data sudah dimanfaatkan manusia untuk menghubungkan dan mempermudah berbagai aktivitas. Dari sini ativitas manusia juga ikut meningkat sampai 220 persen.

“Dengan data, kita jadi lebih tahu setelah lima tahun ke depan apa yang kita kerjakan? Selain pasar bisnis, salah satunya adalah kesehatan sudah ada alatnya yang sangat praktis. Jadi nanti ada monitoring kesehatan manusia hanya dari smartphone, mulai dari gejala sakit, kebutuhan gizi, sampai saat kita lagi mupeng,” ungkap Kresnayana sembari berkelakar.

Diungkapkan Kresnayana, pada 2013 saja pasar Android sudah mencapai 40 persen transaksi dari total pengguna gedget di Indonesia. Sedangkan 40 persen lainnya dikuasai gedget berbagai jenis, dan 20 persen lainnya transaksi langsung.

Di satu sisi, peluang yang menjanjikan di pasar Android ini sudah dirasakan jual beli online Tokopedia. Menurut CEO Tokopedia, William Tanuwijaya, di dalam mengembangkan perusahaan teknologi yang terpenting adalah SDM perusahaan itu sendiri. Artinya orang-orang yang mengetahui pasar Android hingga kecanggihan Android akan membuat perusahaan cepat menjadi besar.

“Sekarang kita sudah berkembang. Rencananya ke depan kami akan buka lowongan pekerjaan. Kami sedang mencari seribu pegawai yang memiliki kompetensi,” bebernya.

Sebagai mall online yang baru berdiri, diakui William, semakin banyak transaksi jual beli yang dilakukan maka akan semakin banyak penghasilan yang didapatkannya. Kata dia, kalau semakin banyak pengunjung yang datang ke toko onlinenya baik melalui smartphone Android atau PC itu akan membuatnya semakin untung. (wh)