Ini Cara Beri Pertolongan Pertama buat Penderita Demam Berdarah

Ini Cara Beri Pertolongan Pertama buat Penderita Demam Berdarah
foto:dailymail

Di Surabaya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) tidak bisa diremehkan. Sedikitnya, 170 warga terkena DBD dalam tiga bulan terakhir. Ini yang membuat Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, drg. Febria Rachmanita melakukan segala cara termasuk memberi tips pertolongan pertama untuk penderita DBD.

Febria menjelaskan, DBD sendiri itu disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan lewat gigitan nyamuk Aedes aegipty atau Aedes albopictus berkelamin betina. Nyamuk berkaki belang-belang putih ini menggigit manusia di siang hari.

“Virus dengue terdiri dari empat jenis (strain), yakni dengue tipe 1, 2, 3 dan 4. Namun tipe yang dominan di Indonesia adalah tipe 3,” bebernya, Jumat (3/4/2015).

Virus dengue menyebabkan gangguan pada pembuluh darah kapiler dan sistem pembekuan darah sehingga mengakibatkan perdarahan. Gawatnya penyakit ini dapat menimbulkan kematian. Biasanya, penyakit demam berdarah mewabah ketika pergantian musim dari musim penghujan ke musim kemarau atau sebaliknya.

“Gejala penyakit DBD sampai sekarang memang tidak terduga. Namun secara umum, penyakit ini memiliki ciri seperti panas tinggi, pusing, bahkan muntah darah. Namun sayangnya, gejala yang sama sering ditemukan pada penyakit lain. Akibatnya, sampai sekarang sering terjadi salah diagnosis. Oleh sebab itu, masyarakat harus lebih waspada dan mengenali gejala lainnya,” katanya.

Namun secara umum gejalanya bisa dikenali melalui panas tinggi mendadak selama 2 hingga 7 hari. Tampak lemah lesu suhu badan antara 38ºC sampai 40ºC atau lebih. Tampak bintik-bintik merah pada kulit dan jika kulit direnggangkan bintik merah itu tidak hilang.

“Kadang-kadang perdarahan di hidung (mimisan), kalau parah itu muntah darah, dan berak darah. Kemudian Tes Torniquet positif, adanya perdarahan yang petekia, akimosis atau purpura,” bebernya.

Bila sudah parah, penderita gelisah, ujung tangan dan kaki dingin Berkeringat Perdarahan selaput lendir mukosa, alat cerna gastrointestinal, tempat suntikan atau ditempat lainnya. trombositnya juga mencapai 100.000 per mm3, selain itu terjadi pembesaran plasma yang erat hubungannya dengan kenaikan permeabilitas dinding pembuluh darah

“Kalau sudah seperti ini penanganannya dengan memberi minum sebanyak mungkin, kompres agar panasnya turun. Memberikan obat penurun panas. Kemudian jika dalam waktu 3 hari demam tidak turun atau malah naik segera bawa ke rumah sakit atau puskesmas,” katanya. (wh)