Ini Cara BEI Ajak Masyarakat Mau Berinvestasi

Ini Cara BEI Ajak Masyarakat Mau Berinvestasi

Kepala Pusat Informasi Go Publik, PT. Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Surabaya, Dewi Sriyana, dalam acara Perspective Dialogue di Radio Suara Surabaya, Jumat (4/11/2016). foto:arya wiraraja/enciety.co

Hingga September 2016, ada 63 ribu investor yang telah terdaftar dan aktif. Untuk seluruh Indonesia, ada sekitar 520.275 investor yang telah terdaftar, namun kebanyakan dari mereka tidak aktif untuk berinvestasi sahamnya.

Hal ini disampaikan Kepala Pusat Informasi Go Publik, PT. Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Surabaya, Dewi Sriyana, dalam acara Perspective Dialogue di Radio Suara Surabaya, Jumat (4/11/2016). Acara ini dipandu Chairperson Enciety Business Consult, Kresnayana Yahya.

“Dari total sekitar 250 juta jumlah populasi masyarakat Indonesia saat ini, jumlah tersebut masih belum mencapai 1 persennya. Untuk itu, kami harus lebih bekerja keras memberikan pengertian jika berinvestasi dalam pasar modal jauh lebih menguntungkan ketimbang sekadar menabung uang di bank,” terangnya.

Kata dia, untuk dapat menggaet masyarakat agar mau berinvestasi, pihaknya memiliki beberapa cara. Di antaranya bekerjasama dengan beberapa perusahaan yang telah menjadi emiten di BEI.

“Kami mengajak bergabung beberapa pegawai dalam perusahaan yang telah terdaftar dalam BEI dengan cara membukakan akun. Selain melakukan sosialisasi di berbagai sekolah dan perguruan tinggi, kami juga memiliki program sekolah pasar modal. Di mana para siswa dan mahasiswa dapat membuka akun investasi saham dengan uang Rp 100 ribu saja,” tutur dia.

Dewi juga menjelaskan, bagi para investor yang telah memiliki akun dan kurang aktif pihaknya memiliki program coaching clinic. Dalam ini dilakukan semacam konsultasi bagi mereja yang mengalami kesulitan aktif berinvestasi di pasar modal.

“Dalam program tersebut kami juga membagi ilmu bagaimana cara berinvestasi yang baik. Sehingga harapan kami, para investor dapat aktif kembali,” jelasnya.

“Bagi para calon investor, mereka bakal semakin yakin jika kegiatan berinvestasi ini sangat menarik untuk dilakukan karena mereka berkesempatan besar untuk meraup banyak keuntungan,” imbuh Dewi. (wh)