Ini Alasan Teknis Uang Baru NKRI Beredar 18 Agustus

 

Ini Alasan Teknis Uang Baru NKRI Beredar 18 Agustus

Bank Indonesia urung menetapkan 17 Agustus 2014 sebagai tanggal peluncuran uang baru NKRI. Awalnya, uang baru ini dirilis bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan tersebut. Hanya saja karena bertepatan dengan hari libur maka uang NKRI tersebut baru beredar pada keesokan harinya.

Hal itu disampaikan Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia Peter Jacobs saat bertemu media di Gedung Pusat BI, Jakarta. Sebetulnya, uang baru NKRI hendak dirilis tepat pada 17 Agustus, bersamaan dengan peringatan proklamasi. “Tapi kan tanggal 17 jatuhnya hari minggu. Bank-nya pada enggak buka. Jadi baru beredar tanggal 18,” ujarnya.

Distribusi uang NKRI akan dilakukan serentak di seluruh Indonesia, lewat kantor cabang BI maupun bank swasta dan BUMN. Agar masyarakat tidak kaget, sosialisasi gencar termasuk keterangan pers akan pekan depan.

“Mungkin tanggal 15 (Agustus) sudah ada keterangan pers,” kata Peter.
Uang baru NKRI itu tidak otomatis membuat uang yang beredar sekarang jadi tidak berlaku. Dalam Peraturan Bank Indonesia ada jangka waktu 10 tahun, antara penerbitan mata uang anyar ini sampai dengan pemusnahan desain uang kertas dan logam lama.

Desain baru uang logam dan kertas ini amanat DPR lewat Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011. Sejauh ini, BI belum mau membocorkan gambaran desainnya, akan tetapi pasti tetap terdapat gambar pahlawan nasional seperti uang yang dikenal masyarakat. (mrd/ram)