Ini Agenda Perbaikan yang Harus Dilakukan Dirut KBS yang Baru

Ini Agenda Perbaikan yang Harus Dilakukan Dirut KBS yang Baru
Sejumlah kandang satwa seperti halnya kandang komodo yang rentan jebol lantaran tembok yang terlalu tua menunggu perbaikan. avit hidayat/enciety.co

Setelah Direktur Utama Perusahaan Daerah Taman Satwa Kebun Binatang Surabaya (Dirut PDTS KBS) Ratna Achjuningrum resmi melayangkan surat pengajuan pengunduran diri, Pemerintah Kota belum menunjuk siapa pelaksana tugas (Plt) Dirut KBS.

“Banyak hal sebenarnya sudah dicanangkan oleh bu Ratna. Kami sudah melakukan beberapa terobosan. Bahkan hampir setiap hari kami melakukan rapat. Tapi itu belum bisa kami lakukan secara maksimal karena terkait persoalan aset KBS,” kata Dirut Operasional PDTS KBS, Aschta Nita Boestani Tajudin saat dihubungi enciety.co, Minggu (1/2/2015).

Karena persoalan aset inilah diduga menjadi faktor utama Ratna memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pucuk pimpinan PDTS KBS.

Karena itu, Aschta berharap permasalahan sengketa aset KBS bisa cepat selesai dan masterplan pembangunan bisa segera dilakukan.

“Sekarang ini kan kami tidak bisa berbuat banyak. Padahal sudah direncanakan secara matang sesuai masterplan dengan anggaran Rp 10 miliar. Rencananya, kami akan memperbaiki kandang KBS, menambah infrastruktur untuk kesehjateraan satwa,” tambahnya.

Nantinya, siapapun pengganti Ratna, perempuan yang akrab dengan orang utan ini berharap agar pemimpin KBS nantinya bisa segera bekerja dan menyelesaikan pekerjaan rumah yang sudah menumpuk.

“Semoga nanti pengganti bu Ratna bisa langsung bekerja, dan masalah bisa diselesaikan Pemkot karena ini menyangkut kesehjateraan satwa,” imbuhnya. (wh)