Ini 10 Aplikasi yang Bisa Diunduh di Playstore

Ini 10 Aplikasi yang Bisa Diunduh di Playstore
Para peserta Star Surabaya yang di Spazio, Surabaya.

Setelah tiga bulan digodok di dalam wadah inkubasi Start Surabaya, 26 peserta telah berhasil membuat 10 aplikasi. Di antaranya sudah tersedia di Google Playstore.

Apa saja 10 aplikasi tersebut? Berikut adalah daftar applikasi yang berhasil ditelurkan peserta Start Surabaya.

Aplikasi pertama adalah Murmur. Yakni, aplikasi sosial media berbasis suara. Apllikasi ini berjalan di Android dan sudah bisa di-download di Mobile Apps Google Playstore. Sama dengan karakter sosial media (sosmed), hanya saja, sosmed yang satu ini khusus untuk layanan panggilan suara dengan sistem chat layaknya Whatsapp maupun lainnya.

Aplikasi ini ditelurkan oleh Devi Mawarni mahasiswi dari Universitas Ciputra Surabaya, Uswatun Hasana Kunia mahasiswi ITS, dan Sarah Djuber mahasiswi Ubaya. Mereka saat ini masih menyempurnakan aplikasi miliknya dan menggaet investor untuk dikembangkan secara massal.

Aplikasi kedua EmperBoyo. Aplikasi ini adalah sebua portal website yang menyajikan berbagai destinasi kuliner emperan di Surabaya. Aplikasi ini berhasil dibuat oleh Yosephine Tiffani, Daniel Soegiarto Burhan, dan Derried Anwar.

Kemudian aplikasi lainnya adalah Kingdorm (Pikost). Apalikasi ini menyediakan portal kos-kosan yang mengbungkan antara pencari kos dan pemilik kos dengan transaksi online. Portal ini mirip seperti rumahku.com, olx.com dan berbagai portal lainnya.

“Ini diproduksi Ruben Tri Sanjaya, Junjungan Simamora, Edwin Chandra Wijaya Ngo, dan Lutfi Dwi Ariefiandi,” beber Dwi Putri Lasim, fasilitator Start Surabaya, Rabu (25/3/2015).

Selain itu juga ada aplikasi Ilearn.pro yakni program website pembelajaran untuk anak-anak. Sehingga orang tua bisa mengontrol belajar anak melalui website tersebut. Ini diproduksi oleh Franata Rizki Aryanto dan July Indiarti Marsa.

Ada juga aplikasi Kotak bekal yakni card game yang mengangkat tema makanan tradisional di Indonesia. Anak-anak diajarkan untuk menyusun resep makanan secara online. Ini diproduksi oleh Fikri Azka Nugroho dan Tio Yudha Prasetya.

Di samping itu, ada Bloobis aplikasi untuk membantu orang yang membutuhkan darah (website), lalu Bemooe aplikasi untuk bemo, jadi mereka bikinnya untuk mengetahui rute bemo di Surabaya. Kemudian ada Anterindong atau jasa pengiriman door to door berbasis website dan offline hanya lingkup Surabaya (website), Kotak tahu membuat video animasi edukasi untuk anak-anak (video), dan terakhir Meable aplikasi untuk orang yang buta warna berbasis android.

“Sejauh ini dari 10 aplikasi tersebut tiga di antaranya sudah survive dan masuk di Google Playstore. Selebihnya masih tahap pengembangan dan menjajaki untuk dicarikan investor yang berminat,” jelasnya.(wh)