Inggris Mulai Rasakan Dampak Brexit,  Nilai Tukar Pound Jatuh!

Inggris Mulai Rasakan Dampak Brexit, Nilai Tukar Pound Jatuh!

Nilai tukar poundsterling terhadap dolar Amerika anjlok ke nilai terendah dalam tiga dekade terakhir, Selasa (4/10/2016). Mata uang tersebut juga melemah dibandingkan 30 dari 31 mata uang pembanding utamanya, sejak Perdana Menteri Theresa May akhir pekan kemarin mengumumkan Inggris akan memulai proses keluar dari Uni Eropa di kuartal pertama 2017.

Pound terus melemah sejak May menolak memprioritaskan perlindungan industri finansial dalam negosiasinya dengan Uni Eropa. “Pasar mulai menghadapi realitas bahwa Brexit akan dimulai, dan bisa saja yang kita hadapi adalah hard Brexit,” kata Jane Foley, analis mata uang Rabobank International di London, seperti dikutip Bloomberg.

Dia menambahkan pemerintah mungkin tidak membuat pengecualian di sektor finansial sehingga makin memicu kekhawatiran yang sebelumnya sudah melanda pasar terkait prospek pertumbuhan, investasi, dan lapangan kerja di perekonomian Inggris.

Poundsterling turun 0,5 persen menjadi US$ 1,2781 pukul 08:42 pagi waktu setempat di London, dan bahkan sempat menyentuh angka US$ 1,2757, yang terendah sejak 1985.

Poundsterling sudah anjlok 14 persen terhadap dolar sejak rakyat Inggris memberikan suara untuk keluar dari UE pada 23 Juni. (bst)