Industri Kecil Bergantung Pasokan Elpiji 12 Kg

Industri Kecil Bergantung Pasokan Elpiji 12 KgIndustri kecil menengah atau small medium enterprise  sangat bergantung pada ketersediaan gas elpiji ukuran 12 kilogram. PT Pertamina diminta memperbanyak pasokan gas elpiji kemasan 3 kilogram  sebagai reaksi atas kenaikan harga elpiji kemasan 12 kilogram.

Kalau pun berpindah ke gas 3 kilogram, pasokan tetap mencukupi,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah Kementerian Perindustrian Euis Saedah.

Euis mengatakan kenaikan harga gas elpiji 12 kilogram sangat membebani industri kecil menengah pangan olahan. Mereka membutuhkan 15 tabung gas elpiji 12 kilogram dalam sepekan. Industri tersebut, kata Euis, tengah berpikir untuk bermigrasi ke gas elpiji kemasan 3 kilogram. Namun mereka meminta jaminan ketersediaan gas elpiji 3 kilogram atau bahan bakar alternatif lainnya dari pemerintah.

Euis akan membahas ketersediaan elpiji 3 kilogram itu ke Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral pada Senin, 6 Januari 2014.  PT Pertamina akan menaikkan harga elpiji non subsidi 12 kilogram dari semula Rp 70,2 ribu menjadi Rp 117,7 ribu.

Juru Bicara PT Pertamina (Persero), Ali Mundakir mengatakan harga baru elpiji ini berlaku per 1 Januari 2014. Kenaikan harga ini bervariasi disesuaikan jarak dari SPBBE ke titik serah atau supply point. (tempo/bh)